Pernahkah Anda membayangkan bahwa perkembangan sebuah negara bisa dianalogikan seperti perjalanan hidup manusia? Dari masa "kanak-kanak" yang tradisional, lalu "remaja" yang mulai bangkit, "dewasa" yang lepas landas, hingga "matang" dan "makmur". Inilah yang digambarkan oleh seorang ahli ekonomi terkenal, Walt Whitman Rostow, dalam teorinya tentang "Lima Tahap Pertumbuhan Ekonomi". Mari kita berwisata intelektual menyusuri lima tingkatan negara versi Rostow. Sambil jalan-jalan, coba tebak, Indonesia berada di tahap mana? 1. Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) Di tahap paling awal ini, negara ibarat perahu layar yang berjalan lambat. Ciri khasnya: Produktivitas rendah : Bertani dengan cara turun-temurun, belum paham teknologi modern. Uang belum berputar : Belum ada sistem ekonomi pasar yang sehat. Penghasilan pas-pasan : Pendapatan rendah, tabungan hampir tidak ada. Mobilitas sosial macet : Anak kuli ya jadi kuli, ...
Lembaga Keuangan Bukan Bank dan Perannya dalam Perekonomian Masyarakat
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Lembaga
keuangan bukan bank bergerak di bidang keuangan dengan cara menghimpun dana
masyarakat. Beberapa jenis lembaga keuangan bukan bank
antara lain :
- Pegadaian adalah perusahaan milik
negara (Perum) yang pada awalnya dibentuk untuk membantu masyarakat agar
terhindar dari jeratan lembaga kredit illegal misalnya lintah darat. Pedagaian bertujuan memberikan pinjaman
kepada masyarakat dalam jumlah terbatas dengan agunan atau jaminam
barang-barang bergerak, misalnya perhiasan, motor, komputer , mobil dan
sebagainya. Dalam kegiatannya Perum Pedagaian menawarkan empat jenis
produk jasanya berupa : pemberian pinjaman atas dasar hukum gadai ,
penaksiran nilai barang ,
penitipan barang dan jasa
lainnya.
- Lembaga asuransi adalah perusahaan
yang menghimpun dana dengan menjanjikan sejumlah uang ganti rugi kepada
perorangan dan badan usaha apabila terjadi suatu peristiwa ( misalnya
kebakaran, kecelakaan, kematian, kesehatan, pendidikan ) yang menimpa
orang atau badan yang membayar iuran asuransi.
Lembaga Pegadaian (Encharta , 2006)
Lembaga Dana Pensiun adalah lembaga atau badan hukum yang
mengelola program pensiun dengan
tujuan untuk memberikan kesejahteraan rakyat kepada karyawan perusahaan
terutama yang telah pensiun. Penyelenggaraannya dilakukan oleh pemberi
kerja atau diserahkan kepada lembaga keuangan yang menawarkan pengelolaan
program pensiun misalnya bank atau asuransi jiwa.
- Perusahaan modal ventera , menurut Kepres
Nomor 61 Tahun 1988 , perusahaan modal ventura adalah badan usaha yang
melakukan usaha pembiayaan dalam bentuk penyertaan modal ke dalam suatu
perusahaan yang menerima batuan pembiayaan untuk jangka waktu tertentu.
Biasanya jangka waktu pembiayaan modal ventura sekitar 5 sampai 10 tahun ,
setelah perusahaan tersebut mapan dan mandiri , maka penyertaan modal
dapat ditarik kembali oleh penyerta modal.
- Koperasi
Simpan Pinjam , koperasi ini sangat populer dimasyarakkat . Koperasi
simpan pinjam menerima simpanan uang para anggota koperasi dan
meminjamkannya kepada anggota yang membutuhkan dengan syarat lebih mudah
dan ringan dibandingkan bank dan tidak perlu menyerahkan jaminan.
Manfaat
Lembaga Keuangan Bukan Bank antara lain :
- Pedagaian
memberi manfaat bagi masyarakat yang memerlukan dana
- Perusahaan
asuransi akan memberikan manfaat jaminan resiko yang mungkin terjadi
sesuai jasa yang ditawarkan , contoh jaminan kecelakaan, jaminan
kelancaran pendidikan , jaminan kerusakan barang , jaminan kebakaran
- Koperasi
akan memberikan manfaat kepada para anggotanya dalam hal kebersamaan dan
sisa hasil usaha
- Memberikan
manfaat bagi perorangan atau badan usaha untuk mengembangkan usahanya
Kata Kunci : # Bukan Bank, # Lembaga Keuangan,
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan populer dari blog ini
Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?
Pernahkah Anda membayangkan bahwa perkembangan sebuah negara bisa dianalogikan seperti perjalanan hidup manusia? Dari masa "kanak-kanak" yang tradisional, lalu "remaja" yang mulai bangkit, "dewasa" yang lepas landas, hingga "matang" dan "makmur". Inilah yang digambarkan oleh seorang ahli ekonomi terkenal, Walt Whitman Rostow, dalam teorinya tentang "Lima Tahap Pertumbuhan Ekonomi". Mari kita berwisata intelektual menyusuri lima tingkatan negara versi Rostow. Sambil jalan-jalan, coba tebak, Indonesia berada di tahap mana? 1. Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) Di tahap paling awal ini, negara ibarat perahu layar yang berjalan lambat. Ciri khasnya: Produktivitas rendah : Bertani dengan cara turun-temurun, belum paham teknologi modern. Uang belum berputar : Belum ada sistem ekonomi pasar yang sehat. Penghasilan pas-pasan : Pendapatan rendah, tabungan hampir tidak ada. Mobilitas sosial macet : Anak kuli ya jadi kuli, ...
FIRST EXPERIENCE AS A SUPERVISOR MENTORING A SCHOOL ON THE OUTSKIRTS OF BOGOR CITY (Good Practice)
"Waduuuh…" I muttered to myself when I received the assignment letter from the Head of the Education Department regarding the distribution of supervised schools. My heart was confused and mixed with sadness. As a new supervisor, I had to accept this heavy task. According to the decree, I would be mentoring one of the farthest public schools and seven small private schools spread across three districts. However, whatever task is given must be carried out well. I would make this a life experience and a learning process as a new school supervisor. A Suburban School with Many Good Practices (Personal Document) The public school I was assigned to is located on the outskirts of the city, bordering another district. This school required serious attention in its mentoring. There were many negative stories about it, so I had to think hard to overcome them all. Previously, I sought complete initial data about this school from the previous supervising supervisor. There was a unique thin...
Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus
Pendidikan inklusi adalah termasuk hal yang baru di Indonesia umumnya. Ada beberapa pengertian mengenai pendidikan inklusi, diantaranya adalah pendidikan inklusi merupakan sebuah pendekatan yang berusaha mentransformasi sistem pendidikan dengan meniadakan hambatan-hambatan yang dapat menghalangi setiap siswa untuk berpartisipasi penuh dalam pendidikan. Hambatan yang ada bisa terkait dengan masalah etnik, gender, status sosial, kemiskinan dan lain-lain. Dengan kata lain pendidikan inklusi adalah pelayanan pendidikan anak berkebutuhan khusus yang dididik bersama-sama anak lainnya (normal) untuk mengoptimalkan potensi yang dimilikinya. ABK ( Pexels.com/RDNE Stock Project) Salah satu kelompok yang paling tereksklusi dalam memperoleh pendidikan adalah siswa penyandang cacat. Tapi ini bukanlah kelompok yang homogen. Sekolah dan layanan pendidikan lainnya harus fleksibel dan akomodatif untuk memenuhi keberagaman kebutuhan siswa. Mereka juga diharapkan dapat mencari anak-anak yang belum menda...
Komentar