Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Teacher Professional Development (TPD) STEM Indonesia Cerdas

Gambar
  Dokumen ini menyajikan sintesis dari program Teacher Professional Development (TPD) bertajuk "STEM Indonesia Cerdas" yang diselenggarakan untuk sekolah-sekolah SDH (Sekolah Dian Harapan) dan SLH (Sekolah Lentera Harapan). Pelatihan intensif ini berlangsung selama dua hari, pada tanggal 9 dan 10 Juli 2026, bertempat di Gedung HOPE, Universitas Pelita Harapan (UPH).                                         Kegiatan Pelatihan di UPH Karawaci Tangerang ( Dokumen penulis) Tujuan utama dari lokakarya ini adalah membekali para pendidik dan pemimpin sekolah dengan pemahaman mendalam mengenai kepemimpinan pendidikan STEM, integrasi isu global seperti krisis iklim ke dalam kurikulum, serta penggunaan metodologi sains modern dan alat digital mutakhir. Poin-poin penting dalam program ini mencakup kerangka kerja 3D Learning , metode CER ( Claim, Evidence, Reasoning ), serta ...

Pengaruh Kondisi Geografis terhadap Aktivitas Ekonomi Masyarakat: Studi Kasus Daerah Pegunungan, Dataran Rendah, dan Pesisir

Gambar
Pernahkah Anda memperhatikan mengapa mata pencaharian masyarakat di suatu daerah bisa berbeda jauh dengan daerah lainnya? Misalnya, mengapa orang tua kita dulu bilang bahwa "orang gunung" biasanya menjadi petani sayur, sementara "orang pantai" identik dengan nelayan? Ternyata, perbedaan ini bukan sekadar kebetulan atau warisan turun-temurun saja. Ada penjelasan ilmiah di baliknya, yaitu pengaruh kondisi geografis tempat mereka tinggal. Sebuah pepatah lama mengatakan, "Manusia berencana, alam yang menentukan." Pepatah ini masih relevan hingga sekarang, terutama dalam memahami pola kehidupan dan ekonomi masyarakat. Seperti yang dikemukakan oleh I Wayan Wirata dalam bukunya  Geografi 1: Untuk SMP Kelas VII  (2007), aktivitas penduduk sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan fisik atau geografis tempat mereka tinggal. Mulai dari bentuk permukaan bumi (relief), tingkat kesuburan tanah, ketersediaan air, hingga keadaan iklim dan cuaca, semua faktor ini ikut me...

Langkah-Langkah Praktis Memulai Gaya Hidup Berkelanjutan

Gambar
Nah, pertanyaan selanjutnya: "Saya mau mulai dari mana, dong?" Tenang, kamu nggak perlu langsung jadi aktivis lingkungan yang demo turun ke jalan. Mulai dari hal-hal kecil yang bisa kamu lakukan sekarang juga. Berikut panduan lengkapnya: Peduli Lingkungan (Paxels.com/Cottonbro) 1. Pilih Produk yang Ramah Lingkungan Ini adalah langkah termudah yang bisa langsung kamu praktikkan hari ini. Mulai dari mengganti kantong plastik belanjaanmu dengan tote bag yang bisa dipakai berkali-kali. Selain lebih kuat, tote bag juga lebih keren dan kekinian, kan? Di kamar mandi, kamu bisa mulai mengganti sikat gigi plastikmu dengan sikat gigi berbahan bambu. Atau kalau kamu suka skincare, pilih produk dengan kemasan minimalis atau yang bisa diisi ulang (refill). Soalnya, industri kecantikan juga salah satu penyumbang sampah plastik terbesar, lho. Sekarang ini banyak banget brand lokal yang mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Contohnya: Sejauh Mata Memandang : Brand fashion asal Yogyakarta in...

Postingan populer dari blog ini

Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

KEGIATAN TEMU PENDIDIK NUSANTARA (TPN) XIII TAHUN 2026 KOTA BOGOR

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus