Pola Bentuk Obyek Geografi Pada Peta

 

Bentuk muka bumi yang tercantum pada peta terdiri dari bentukan alamiah dan bentukan budaya hasil rekayasa manusia. Bentukan alamiah misalnya sungai ,danau , rawa, laut, selat, pulau, gunung dan sebagainya. Bentukan budaya hasil rekayasa manusia terdiri dari batas wilayah, jalan raya, jalan kereta api, pemukiman dan sebagainya. 

Bentukan Alamiah (Encarta , 2006)


  1. Bentukan Alamiah
    1. Sungai merupakan bentukan alamiah yang dialiri air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah , berakhir disuatu tempat yang disebut muara atau laut. Kenampakan pola aliran sungai berkelok-kelok berwarna biru sesuai dengan bentukan muka bumi yang berbeda-beda. Pola aliran sungai yang ada dimuka bumi bermacam-macam antara lain berpola : Pola memusat (centripetal),  Pola Radial    ( menyebar),  Pola denritik , Pola melingkar, pola trilis dan sebagainya
    2. Danau adalah kenampakan alami cekungan yang dipenuhi air. Kenampakan danau baik buatan maupun alami ditunjukan dengan simbol warna biru mulai dari warna biru muda sampai dngan biru tua tergantung perbedaan kedalamannya
    3. Rawa digambarkan pada peta menyerupai danau hanya dibedakan dengan garis terputus-putus pada wilayahnya. Rawa juga diberikan simbol warna biru muda bergaris-garis
    4. Laut bentukan permukaan bumi yang terisi air sangat luas dan dibatasi daratan Kenampakan laut dengan simbol warna biru dari biru muda sampai biri tua disesuaikan dngan kedalaman lautnya
    5. Gunung,  Bukit dan Patahan

Gunung pada peta tampak dengan simbol segitiga  (  t  ) , Gunung api atau gunung vulkanik dengan simbol segitiga merah sedangkan gunung non vulkanik dengan simbol segitiga hitam. Kenampakan gunung  dalam peta topografi (peta yang menunjukan  garis-garis ketinggian ) dinyatakan dalam garis kontur. Bukit pada peta topografi akan sama kenampakannya seperti gunung. Bukit dan gunung dibedakan berdasarkan ketinggian . Bukit memiliki ketinggian kurang dari 1000 meter. Patahan pada pola topografi dicirikan dengan dua buah puncak yang berderet memanjang. Puncak patahan relatif lebih luas dibandingkan dengan gunung dan polanya teratur.

    1. Dataran rendah dan dataran tinggi

Dataran rendah dan dataran tinggi pada peta dinyatakan dengan simbol mulai warna hijau sampai hijau tua, coklat muda sampai cokelat tua, dan kuning. Warna peta menunjukan perbedaan ketinggian . Arti dari simbol warna dapat dilihat dari pada keterangan peta atau simbol peta.

    1. Selat adalah laut sempit yang dipisahkan oleh dua pulau. Selat pada  peta dinyatakan dengan simbol berwarna biru muda, dan dikiri atau kanannya terdapat pulau atau daratan
    2. Pulau adalah daratan yang sempit dikelilingi oleh laut. Pada peta dinyatakan dengan simbol warna hijau yang menunjukan daratan dan dikelilingi oleh lautan yang dinyatakan dengan gambar dengan warna simbol biru.
     

      2. Bentukan Budaya

a.      Jalan raya digambarkan dengan garis berwarna merah. Sedangkan jalan kereta api digambarkan dengan garis menyerupai aslinya (rel)

b.     Kota Besar ditandai dengan simbol titik berwarna hitam  dan Ibukota ditandai dengan titik berwarna merah atau bujur sangkar

c.      Pelabuhan biasanya diberi simbol jangkar

d.     Pemukiman biasaanya ditandai dengan simbol kotak-kotak dan tergantung pada alam yang ada dan topografi wilayahnya . Pemukiman ini ada yang mempunyai pola memanjang ( sepajang jalan raya, sungai dan tepi pantai) memusat /melingkar/radial  (pegunungan ) dan menyebar (desa yang kesuburannya tidak merata)


Kata Kunci : # Peta, # Obyek Peta,


Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Air Hujan sebagai Sumber Air Rumah Tangga di Daerah Kering”

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus

Apa Itu Tanah? Pengertian, Proses Pembentukan, dan Manfaatnya Bagi Kehidupan