Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

Gambar
Pernahkah Anda membayangkan bahwa perkembangan sebuah negara bisa dianalogikan seperti perjalanan hidup manusia? Dari masa "kanak-kanak" yang tradisional, lalu "remaja" yang mulai bangkit, "dewasa" yang lepas landas, hingga "matang" dan "makmur". Inilah yang digambarkan oleh seorang ahli ekonomi terkenal, Walt Whitman Rostow, dalam teorinya tentang "Lima Tahap Pertumbuhan Ekonomi". Mari kita berwisata intelektual menyusuri lima tingkatan negara versi Rostow. Sambil jalan-jalan, coba tebak, Indonesia berada di tahap mana? 1. Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) Di tahap paling awal ini, negara ibarat perahu layar yang berjalan lambat. Ciri khasnya: Produktivitas rendah : Bertani dengan cara turun-temurun, belum paham teknologi modern. Uang belum berputar : Belum ada sistem ekonomi pasar yang sehat. Penghasilan pas-pasan : Pendapatan rendah, tabungan hampir tidak ada. Mobilitas sosial macet : Anak kuli ya jadi kuli, ...

Kehidupan Masyarakat Indonesia Dalam Perubahan

 

Kehidupan masyarakat Indonesia dari zaman prasejarah sampai perjalanan sejarah bangsa dari masa ke masa selalu mengalami perubahan seiring dinamika perubahan masyarakat yang ada. 

Pembangunan di Kota (Pexels.com/Tom Fisk)


Perubahan itu kita lihat dari beberapa contoh dibawah ini  :

§     Dizaman prasejarah masyarakat hidup berpindah-pindah atau nomaden berubah menjadi hidup menetap

§     Di zaman Hindu ,  Budha  dan Islam kebudayaan bangsa Indonesia mengalami perubahan mendapatkan pengaruh budaya Hindu, Budha dan Islam  dan telah terjadi percampuran kebudayaa atau proses akulturasi

§     Kedatangan Bangsa Barat di Indonesia juga membawa pengaruh terhadap kehidupan terhadap kehidupan masyarakat.  Penjajah Barat membawa kebudayaan Barat misalnya liberalisme dan kapitalisme disamping itu politik adu domba.

§     Di zaman pembangunan seperti saat ini masuknya modal asing dan liberalisasi mempengaruhi nilai-nilai budaya mulai masuk dengan deras , sehingga perubahan yang semakin cepat menjadi bagian hidup masyarakat Indonesia. Perubahan yang terjadi ini dapat dilihat dan rasakan antara lain :  kehidupan ekonomi mulai berubah dari agraris ke industri , tatanan kehidupan banyak mempertimbangkan ekonomi sehingga bersifat materialistik ,  kegotong-royongan mulai memudar,  nilai- nilai  moral semakin menurun ,  kepedulian sosial   mulai berkurang , masyarakat semula menjadi petani kemudian menjadi buruh bahkan tidak jarang menjadi pengangguran dan sebagainya. Tentunya gejala yang demikian ini akan membahayakan kehidupan masyarakat Indonesia.

 

Kota-kota besar berkembang pesat  dan industri tumbuh dimana-mana akibatnya muncul berbagai masalah sosial dan ekonomi.  Masyarakat  setempat yang tidak punya kemampuan bersaing tersisih oleh masyarakat pendatang dan hal ini menimbulkan masalah sosial   yang semakin lama semakin  membesar misalnya kejahatan maupun perilaku menyimpang.

 

Disinilah sangat pentingnya pendidikan agama dan budi pekerti sehingga mampu menyaring pengaruh  pengaruh yang datangnya dari luar tanpa harus kita menutup diri. Sebagai bangsa harus dapat mengikuti kemajuan yang dicapai oleh bangsa-bangsa lain yang telah maju. Tehnologi juga harus kita kuasai tetapi nilai-nilai luhur bangsa harus tetap kita pelihara sehingga Bangsa Indonesia tetap menjadi bangsa yang terhormat dimata bangsa-bangsa lain.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

FIRST EXPERIENCE AS A SUPERVISOR MENTORING A SCHOOL ON THE OUTSKIRTS OF BOGOR CITY (Good Practice)

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus