Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

Gambar
Pernahkah Anda membayangkan bahwa perkembangan sebuah negara bisa dianalogikan seperti perjalanan hidup manusia? Dari masa "kanak-kanak" yang tradisional, lalu "remaja" yang mulai bangkit, "dewasa" yang lepas landas, hingga "matang" dan "makmur". Inilah yang digambarkan oleh seorang ahli ekonomi terkenal, Walt Whitman Rostow, dalam teorinya tentang "Lima Tahap Pertumbuhan Ekonomi". Mari kita berwisata intelektual menyusuri lima tingkatan negara versi Rostow. Sambil jalan-jalan, coba tebak, Indonesia berada di tahap mana? 1. Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) Di tahap paling awal ini, negara ibarat perahu layar yang berjalan lambat. Ciri khasnya: Produktivitas rendah : Bertani dengan cara turun-temurun, belum paham teknologi modern. Uang belum berputar : Belum ada sistem ekonomi pasar yang sehat. Penghasilan pas-pasan : Pendapatan rendah, tabungan hampir tidak ada. Mobilitas sosial macet : Anak kuli ya jadi kuli, ...

Keadaan Alam dan Letak Geografis Asia Tenggara

Negara-negara  di kawasan Asia Tenggara yang meliputi : Vietnam,  Laos,  Myanmar, Kamboja, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Indonesia, Timor Leste dan Brunai Darusalam , jika dilihat dari letak astronomisnya terletak diantara 28ºLU -11ºLS dan 92ºBT - 141ºBT. Sedangkan letak geografisnya terletak diantara dua samudera besar yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik dan sebelah utara berbatasan dengan daratan Cina (Asia Timur), sebelah barat berbatasan dengan daratan India (Asia Selatan) sedangkan di selatan berbatasan dengan  Benua Australia.

Peta Asia Tenggara (Encarta , 2006 )

Secara geologis Asia Tenggara pada dasarnya merupakan pertemuan pegunungan muda yaitu sirkum Pasifik dan sirkum mediterania serta titik pertemuaannya terletak di Indonesia yakni disekitar arah barat Laut Banda.  Pada rangkaian pegunungan muda banyak ditemui puncak gunung berapi yang masih aktif tetapi seperti di Indonesia dan Pilipina ada juga pegunungan yang sudah tidak aktif seperti pegunungan Arakan Yoma di Mianmar, Pegunungan Thailand, pegunungan Anam di Indo Cina (Kamboja, Laos, Vietnam), pegunungan Malaka dan Pegunungan Kalimantan Utara (Malaysia). 

Diantara rangkaian pegunungan terdapat aliran sungai dan delta sungai besar serta dataran rendah yang mempunyai tingkat kesuburan yang baik dan menjadi daerah tertanian yang subur. Sungai besar di Asia Tenggara antara lain : Sungai Mekong (Indo Cina), Sungai Irawadi dan Sungai Salwen (Myanmar). Sungai Menam ( Thailand), Sungai Kapuas , Sungai Barito, dan Sungai Musi (Indonesia). Disungai-sungai besar sangat penting bagi perkembangan penduduk sehingga menjadi kota-kota penting seperti : Kota Yangon (Myanmar) ditepi sungai Irawadi , Kota Bangkok (Thailand) ditepi Sungai Chao Praya, Kota Jakarta (Indonesia) ditepi Sungai Ciliwung, Kota Ho Chi Minh (Vietnam) ditepi Sungai Mekong,  Kota Phnom Penh (Kamboja) ditepi Sungai Mekong. 

Danau-danau dikawasan Asia Tenggara  merupakan tempat rekreasi yang sangat menarik bagi wisatawan misalnya : Danau Thale Luang (Thailand), Danau Tonle Sap (Kamboja), Danau Toba (Indonesia). Laut-laut dikawasan Asia Tenggara meliputi : Laut Andaman , Laut Cina Selatan, Laut Natuna, Laut Jawa, laut Bali, Laut Sulawesi, Laut Banda, Laut Flores, Laut Maluku, Laut Arafuru,  Laut Timor dan Laut Sabu.

Sedangkan dilihat dari keadaan iklimnya , kawasan Asia Tenggara  terletak pada daerah tropis yang dilalui garis equator sehingga memungkinkan banyak hujan terutama hujan orografis dan hujan zenital. Asia Tenggara beriklim tropis basah , angin yang tertiup dikawasan ini meliputi : angin pasat tinggara, angin pasat timur laut, angin mosun timur laut, angin muson barat laut , angin muson barat daya , dan angin muson tenggara.

Kata Kunci : # Keadaan Alam, # Asia Tenggara,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

FIRST EXPERIENCE AS A SUPERVISOR MENTORING A SCHOOL ON THE OUTSKIRTS OF BOGOR CITY (Good Practice)

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus