Piramida Penduduk: Cerminan Kondisi dan Pertumbuhan Suatu Negara

 Apa itu Piramida Penduduk ?

Komposisi penduduk menurut umur dan komposisi penduduk menurut jenis kelamin dapat digabungkan  dalam suatu  komposisi penduduk gabungan  untuk mengetahui piramida  penduduk sauatu daerah atau negara. Lukisan piramida tersebut memungkinkan  pula bagi  tiap-tiap negara  mendapatkan gambaran  tentang jalan pertambahan penduduk pada tahun-tahun mendatang. 

Dengan memperhatikan piramida itu, kita akan mendapatkan gambaran  kemingkinan  bertambah, berkurang atau, tetapnya penduduk suatu negara tersebut.

Dari bentuk-bentuk piramida, kita  mengenal tiga macam bentuk piramida penduduk yaitu :

1.     Piramida penduduk  muda ( Piramida Kerucut)

      


      

            

                        Sumber :  Multi media IPS

Piramida  kerucut  disebut piramida  ekspansif  dengan ciri-ciri sebagai berikut :  lebar pada bagian alas atau bawah  ,  gambaran kondisi penduduknya   tingkat kelahiran dan kematian tinggi,  pertambahan penduduknya cepat,  banyak terdapat di negara-negara yang sedang berkembang atau terbelakang. Hal ini  juga dapat mengetahui bentuk piramida penduduk Indonesia  berbentu kerucut. Dari bentuk piramida kerucut yang dialami Indonesia dapat diambil kesimpulan dari beberapa gambaran penduduk di Indonesia  sebagai berikut : 

1.     Angka kelahiran dan kematian tinggi

2.     Jumlah penduduk pada usia rendah lebih besar

3.     Tingkat pemeliharaan kesehatan masih rendah, sehingga sebagian kecil manusia Indonesia yang dapat mencapai usia lanjut.

4.     Harapan hidup manusia Indonesia masih rendah.

 

2.      Piramida Penduduk Stasioner  ( berbentuk granat )

       


          Sumber : Multimedia IPS           

Piramida penduduk berbentuk granat disebut juga stasioner , dengan ciri-ciri sebagai berikut :  Antara bagian alas (bawah) dan diatasnya hampir sama . Hal ini menunjukan antara tingkat kelahiran dan kematian  terjadi keseimbangan ,  pertumbuhan penduduknya rendah, sehingga pertambahan penduduknya rendah pula, angka harapan hidupnya tinggi. Di Negara  yang berbentuk piramida penduduk stasioner  menunjukan kondisi  ekonominya telah mapan atau dikelompokan dalam negara maju, misalnya di Jerman, Inggris,  Swedia, Filandia, dan  sebagainya .

 

3.     Piramida berbentuk batu nisan.

 

         Gambar   :  Piramida penduduk Tua  ( Piramida batu nisan )

        


 

          Sumber : Multimedia IPS

 

Piramida penduduk batu nisan disebut juga piramida penduduk konstruktif    (seperti kwali terbalik) , bahwa pada bagian alas lebih sempit dibandingkan dengan bagian atasnya. Ini menunjukkan  jumlah penduduk semakin berkurang . Dan dimungkinkan  negara tersebut tidak dapat mempertahankan jumlah penduduk yang ada . Gambar penduduk di negara yang piramidanya berbentuk batu nisan, kematian lebih besar daripada  kelahiran. 

Memang saat ini tidak ada negara yang mempunyai piramida penduduk seperti ini, kecuali  Jerman Timur pada saat perang dunia kedua dan  Negara-negara di Balkan  yang berjuang  memerdekakan diri dari Yogoslavia di era tahun 1990 – an.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Air Hujan sebagai Sumber Air Rumah Tangga di Daerah Kering”

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus

Apa Itu Tanah? Pengertian, Proses Pembentukan, dan Manfaatnya Bagi Kehidupan