Pelatihan Saja Tidak Cukup: Pentingnya Pendampingan Pembelajaran

Gambar
Follow up suatu pelatihan tidak banyak terjadi dari berbagai pelatihan yang pernah diikuti penulis. Namun tidak seperti pelatihan yang baru-baru ini , Pelatihan Pembelajaran Bermakna (BTL3) yang diselenggarakan DBE 3 memang beda . Karena setelah melakukan pelatihan peserta masih dituntut untuk melaksanakan program tindak lanjut berupa pendampingan. Pendampingan Pembelajaran (Pexels.com/rdne) Menurut Dr Asep S. Muhtadi kegiatan tindak lanjut itu bermakna strategis, sebab kegiatan tersebut menjamin penerapan hasil pelatihan sebagai sesuatu yang mesti berkelanjutan. Kegiatan tindak lanjut yang berupa pendampingan bertujuan untuk menguatkan penerapan hasil pelatihan dalam proses pembelajaran di sekolah. Kegiatan pembelajaran seperti yang dilaksanakan DBE3 dalam pelatihan tersebut patut mendapatkan acungan jempol. Karena dalam kegiatan pembelajaran tersebut sangat menyenangkan dan bermakna, yang sebenarnya sangat cocok dengan arti pembelajaran yang sebenarnya. Demikian pula pada saat pesert...

Rahasia Bentuk Bumi: Penampang Melintang Daratan dan Dasar Laut

 

Dengan menggunakan peta topografi kita dapat membuat penampang melintang daratan dan dasar laut. Ini sangat berguna agar kita dapat mengetahui bagaimana sebenarnya bentuk bumi yang ada di daratan dan dasar laut.

 

  1. Penampang Melintang Daratan

Secara jelas  bentuk muka bumi di daratan dapat terlihat bentukan alamiahnya seperti gunung, bukit , deretan gunung (pegunungan), lembah atau curang, dataran rendah, dataran tinggi, sungai dan sebagainya.  Jika dibuat berupa penampang melintang bentukan alamiah tersebut akan jelas perbedaan tinggi rendahnya tempat.

 

Relief Dasar Laut ( Encharta 2006)

  1. Penampang   Melintang Dasar Laut

Pada dasarnya relief didaratan dan dasar laut sama  yang membedakannya adalah tidak ada air laut dan digenangi air laut.Dari hasil penampang melintang dasar laut akan dijumpai  bentukan- bentukan dasar laut seperti di bawah ini :

    1. Paparan benua (continental shelf) adalah dasar laut yang berbatasan dengan benua diliputi air dangkal dengan kedalaman kurang dari 200 meter yang menurun landai dari benua.
    2. Lereng benua (continental slope) adalah  dipinggir paparan benua menuju kearah laut lerengnya menjadi curam. Wilayah ini mempunyai kedalaman sampai 4.000 meter.
    3. Deep Sea plain , meliputi dua pertiga seluruh dasar laut yang mempunyai kedalaman lebih dari 4000 meter.Relief di wilayah ini  relatif rata terdapat pungungan dan plato  yang kadang-kadang terdapat puncak vulkanik dan menyembul ke permukaan laut sebagai pulau yang terisolasi.
    4. The Deeps , dasar laut yang dikarakteristikan adanya curang laut yang mempunyai kedalaman yang sangat dalam. Zone ini dibedakan atas :

§  Lubuk laut (Basin) adalah cekungan dasar laut yang bentuknya bulat dan memanjang

§  Palung laut  (Trench Trough) adalah cekungan laut yang bentuknya memanjang hingga mencapai ngarai atau dasar lembah yang sangat dalam

e.    Ambang Laut adalah perbukitan dibawah laut

f.     Punggung Laut adalah dasar laut yang menyerupai rangkaian perbukitan yang memanjang dan kadang-kadang muncul kepermukaan berupa

g.    Pematang Tengah Samudera adalah jalur gunung berapi yang memanjang ditengah samudera contoh pematang tengah Samudera pasifik. Guyot sama halnya dengan pematang  tengah samudera namun puncaknya datar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Air Hujan sebagai Sumber Air Rumah Tangga di Daerah Kering”

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus

Apa Itu Tanah? Pengertian, Proses Pembentukan, dan Manfaatnya Bagi Kehidupan