Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

Gambar
Pernahkah Anda membayangkan bahwa perkembangan sebuah negara bisa dianalogikan seperti perjalanan hidup manusia? Dari masa "kanak-kanak" yang tradisional, lalu "remaja" yang mulai bangkit, "dewasa" yang lepas landas, hingga "matang" dan "makmur". Inilah yang digambarkan oleh seorang ahli ekonomi terkenal, Walt Whitman Rostow, dalam teorinya tentang "Lima Tahap Pertumbuhan Ekonomi". Mari kita berwisata intelektual menyusuri lima tingkatan negara versi Rostow. Sambil jalan-jalan, coba tebak, Indonesia berada di tahap mana? 1. Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) Di tahap paling awal ini, negara ibarat perahu layar yang berjalan lambat. Ciri khasnya: Produktivitas rendah : Bertani dengan cara turun-temurun, belum paham teknologi modern. Uang belum berputar : Belum ada sistem ekonomi pasar yang sehat. Penghasilan pas-pasan : Pendapatan rendah, tabungan hampir tidak ada. Mobilitas sosial macet : Anak kuli ya jadi kuli, ...

Rahasia Bentuk Bumi: Penampang Melintang Daratan dan Dasar Laut

 

Dengan menggunakan peta topografi kita dapat membuat penampang melintang daratan dan dasar laut. Ini sangat berguna agar kita dapat mengetahui bagaimana sebenarnya bentuk bumi yang ada di daratan dan dasar laut.

 

  1. Penampang Melintang Daratan

Secara jelas  bentuk muka bumi di daratan dapat terlihat bentukan alamiahnya seperti gunung, bukit , deretan gunung (pegunungan), lembah atau curang, dataran rendah, dataran tinggi, sungai dan sebagainya.  Jika dibuat berupa penampang melintang bentukan alamiah tersebut akan jelas perbedaan tinggi rendahnya tempat.

 

Relief Dasar Laut ( Encharta 2006)

  1. Penampang   Melintang Dasar Laut

Pada dasarnya relief didaratan dan dasar laut sama  yang membedakannya adalah tidak ada air laut dan digenangi air laut.Dari hasil penampang melintang dasar laut akan dijumpai  bentukan- bentukan dasar laut seperti di bawah ini :

    1. Paparan benua (continental shelf) adalah dasar laut yang berbatasan dengan benua diliputi air dangkal dengan kedalaman kurang dari 200 meter yang menurun landai dari benua.
    2. Lereng benua (continental slope) adalah  dipinggir paparan benua menuju kearah laut lerengnya menjadi curam. Wilayah ini mempunyai kedalaman sampai 4.000 meter.
    3. Deep Sea plain , meliputi dua pertiga seluruh dasar laut yang mempunyai kedalaman lebih dari 4000 meter.Relief di wilayah ini  relatif rata terdapat pungungan dan plato  yang kadang-kadang terdapat puncak vulkanik dan menyembul ke permukaan laut sebagai pulau yang terisolasi.
    4. The Deeps , dasar laut yang dikarakteristikan adanya curang laut yang mempunyai kedalaman yang sangat dalam. Zone ini dibedakan atas :

§  Lubuk laut (Basin) adalah cekungan dasar laut yang bentuknya bulat dan memanjang

§  Palung laut  (Trench Trough) adalah cekungan laut yang bentuknya memanjang hingga mencapai ngarai atau dasar lembah yang sangat dalam

e.    Ambang Laut adalah perbukitan dibawah laut

f.     Punggung Laut adalah dasar laut yang menyerupai rangkaian perbukitan yang memanjang dan kadang-kadang muncul kepermukaan berupa

g.    Pematang Tengah Samudera adalah jalur gunung berapi yang memanjang ditengah samudera contoh pematang tengah Samudera pasifik. Guyot sama halnya dengan pematang  tengah samudera namun puncaknya datar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

FIRST EXPERIENCE AS A SUPERVISOR MENTORING A SCHOOL ON THE OUTSKIRTS OF BOGOR CITY (Good Practice)

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus