Pelatihan Saja Tidak Cukup: Pentingnya Pendampingan Pembelajaran

Gambar
Follow up suatu pelatihan tidak banyak terjadi dari berbagai pelatihan yang pernah diikuti penulis. Namun tidak seperti pelatihan yang baru-baru ini , Pelatihan Pembelajaran Bermakna (BTL3) yang diselenggarakan DBE 3 memang beda . Karena setelah melakukan pelatihan peserta masih dituntut untuk melaksanakan program tindak lanjut berupa pendampingan. Pendampingan Pembelajaran (Pexels.com/rdne) Menurut Dr Asep S. Muhtadi kegiatan tindak lanjut itu bermakna strategis, sebab kegiatan tersebut menjamin penerapan hasil pelatihan sebagai sesuatu yang mesti berkelanjutan. Kegiatan tindak lanjut yang berupa pendampingan bertujuan untuk menguatkan penerapan hasil pelatihan dalam proses pembelajaran di sekolah. Kegiatan pembelajaran seperti yang dilaksanakan DBE3 dalam pelatihan tersebut patut mendapatkan acungan jempol. Karena dalam kegiatan pembelajaran tersebut sangat menyenangkan dan bermakna, yang sebenarnya sangat cocok dengan arti pembelajaran yang sebenarnya. Demikian pula pada saat pesert...

Gempa Bumi di Rusia Timur: Kronologi dan Analisis Geografi Regional


Gempa berkekuatan 7,4 mengguncang kawasan Kepulauan Kuril pada 30 Juni 2025 pukul 08:15 waktu setempat (21:15 UTC 29 Juni). Peristiwa ini memicu tsunami lokal dan menimbulkan kerusakan signifikan di wilayah terpencil Timur Jauh Rusia. Berikut analisis mendalam berdasarkan data geofisika dan laporan lapangan.

Rusia ( Pexels.com/Lara Jameson)


Kronologi Peristiwa

Waktu (UTC)

Kejadian

Sumber

21:15, 29 Juni 2025

Gempa utama M 7.4 terjadi di kedalaman 35 km, episentrum 148 km barat daya Shikotan (Kepulauan Kuril).

USGS, EMSC

21:17

Peringatan tsunami darurat dikeluarkan untuk Kuril, Sakhalin, dan Hokkaido.

PTWC, JMA

21:45

Gelombang tsunami pertama (tinggi 3.8 meter) mencapai Pulau Kunashir.

Survey RAS

22:30

Tsunami 2.1 meter tiba di Pelabuhan Korsakov (Sakhalin).

NOAA Tidal Gauges

23:00

Peringatan tsunami dicabut setelah 4 jam pemantauan.

PTWC


Analisis Geografi Regional

1. Zona Bencana: Kepulauan Kuril

  • Konfigurasi Tektonik: Terletak di Zona Subduksi Kuril-Kamchatka, tempat Lempeng Pasifik menunjam di bawah Lempeng Okhotsk (kecepatan 8.5 cm/tahun).
  • Mekanisme Gempa: Gempa intra-slab akibat patahan dalam lempeng subduksi (deep thrust faulting).
  • Pemicu Tsunami: Pergeseran vertikal dasar laut ±1.8 meter (model USGS) memicu gelombang energi tinggi.

Pakar Menjelaskan:
"Topografi Kepulauan Kuril yang curam memperkuat amplitudo tsunami. Teluk sempit di Shikotan dan Kunashir berfungsi seperti corong, memusatkan gelombang hingga 3 kali lipat tinggi awal."   Dr. Anya Petrova, Ahli Geofisika Kelautan, RAS

2. Dampak Kerusakan

Lokasi

Dampak Utama

Korban

Pulau Shikotan

80% bangunan pesisir rusak berat, jalan terputus akibat likuefaksi.

3 tewas, 47 luka

Kunashir

Pelabuhan hancur, 120 kapal kecil tenggelam, jaringan listrik padam.

1 tewas, 28 luka

Korsakov (Sakhalin)

Genangan air laut hingga 1 km daratan, pabrik pengolahan ikan rusak.

0 tewas, 12 luka

Total Kerugian Sementara: Estimasi $320 juta USD (Badan Darurat Rusia).

 

Respons dan Mitigasi

  1. Sistem Peringatan:
    • Sensor gempa bawah laut (S-NET Jepang) mendeteksi getaran dalam 25 detik.
    • Peringatan tsunami sampai ke masyarakat Kuril via sirene pantai dan SMS darurat.
  2. Evakuasi:
    • 70% penduduk pesisir di Shikotan dan Kunashir berhasil mengungsi ke dataran tinggi.
    • Kendala utama: Infrastruktur jalan terbatas dan jarak tempuh menuju zona aman.
  3. Bantuan Internasional:
    • Jepang mengirim tim SAR dan generator darurat via helikopter (1 Juli 2025).
    • Rusia daratkan kapal perang dengan logistik di Pulau Iturup (2 Juli 2025).

 

Pelajaran Geografi Regional

  • Kerentanan Topografi: Pulau vulkanik Kuril dengan lereng curam dan teluk sempit memperbesar dampak tsunami.
  • Keterisolasian: Jarak dari pusat logistik (Vladivostok: 1.100 km) memperlambat respons tanggap darurat.
  • Perubahan Polis Asuransi: Perusahaan asuransi global mulai mengecualikan klaim tsunami untuk infrastruktur di zona subduksi aktif.

Sumber Referensi :

  1. United States Geological Survey (USGS): Finite Fault Model, M 7.4 Kuril Islands Earthquake (30 Juni 2025).
  2. Geophysical Survey RAS, Rusia: Laporan Tsunami dan Kerusakan Kepulauan Kuril (1 Juli 2025).
  3. Pacific Tsunami Warning Center (PTWC): Tsunami Message Archives (29–30 Juni 2025).
  4. Japan Meteorological Agency (JMA): Tsunami Observation Records.
  5. NOAA Center for Tsunami Research: Model Simulasi Tsunami Kuril 2025.
  6. Badan Darurat Negara Rusia (EMERCOM): *Laporan Situasi Darurat No. 147/2025*.
  7. Wawancara Eksklusif: Dr. Anya Petrova (Geophysical Survey RAS) – Analisis amplifikasi tsunami.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Air Hujan sebagai Sumber Air Rumah Tangga di Daerah Kering”

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus

Apa Itu Tanah? Pengertian, Proses Pembentukan, dan Manfaatnya Bagi Kehidupan