Pelatihan Saja Tidak Cukup: Pentingnya Pendampingan Pembelajaran

Gambar
Follow up suatu pelatihan tidak banyak terjadi dari berbagai pelatihan yang pernah diikuti penulis. Namun tidak seperti pelatihan yang baru-baru ini , Pelatihan Pembelajaran Bermakna (BTL3) yang diselenggarakan DBE 3 memang beda . Karena setelah melakukan pelatihan peserta masih dituntut untuk melaksanakan program tindak lanjut berupa pendampingan. Pendampingan Pembelajaran (Pexels.com/rdne) Menurut Dr Asep S. Muhtadi kegiatan tindak lanjut itu bermakna strategis, sebab kegiatan tersebut menjamin penerapan hasil pelatihan sebagai sesuatu yang mesti berkelanjutan. Kegiatan tindak lanjut yang berupa pendampingan bertujuan untuk menguatkan penerapan hasil pelatihan dalam proses pembelajaran di sekolah. Kegiatan pembelajaran seperti yang dilaksanakan DBE3 dalam pelatihan tersebut patut mendapatkan acungan jempol. Karena dalam kegiatan pembelajaran tersebut sangat menyenangkan dan bermakna, yang sebenarnya sangat cocok dengan arti pembelajaran yang sebenarnya. Demikian pula pada saat pesert...

Migrasi Penduduk: Dari Urbanisasi sampai Transmigrasi, Apa Bedanya?

Migrasi adalah perpindahan penduduk  dari suatu tempat ke tempat lain. Migrasi ini merupakan suatu unsur yang mempengaruhui  pertumbuhan penduduk.

Migrasi ( http://imel-marietta.blogspot.com )


Faktor-faktor yang mempengaruhi migrasi pada dasarnya dapat dikelompokan menjadi  2 macam yaitu faktor pendorong dan faktor penarik.

Faktor pendorongnya sebagai berikut :

a)     Makin berkurangnya sumber-sumber alam  yang bahan bakunya susah diperoleh.

b)    Menyempitnya lapangan pekerjaan  di tempat asal.

c)     Adanya tekanan-tekanan politik, agama  dan sebagainya didaerah asal.

d)    Tidak cocok lagi dengan adat, budaya dan kepercayaan di daerah asal.

e)     Alasan pekerjaan atau perkawinan atau mengembangkan karir  pribadi.

f)     Bencana alam

Sedangkan faktor-faktor penariknya untuk migrasi antara lain :

a)     Kesempatan mencari lapangan kerja yang cocok.

b)    Kesempatan untuk mendapatkan pendapatan lebih baik.

c)     Kesempatan memperoleh pendidikan yang lebih tinggi.

d)    Kedaaan lingkungan dan keadaan hidup yang lebih menyenangkan.

e)     Ajakan dari orang lain yang diharapkan sebagai tempat berlindung.

f)     Fasilitas yang lengkap dan menyenangkan di tempat baru.

Berdasarkan batas waktunya, dibedakan dua macam yaitu :

a)     Migrasi  :  perpindahan tempat tinggal yang permanen dalam waktu yang terbatas atau tidak terbatas.

b)    Sirkulasi :   perpidahan penduduk secara tidak permanen atau sementara di daerah tujuan, dan ada kesempatan kemungkinan kembali lagi ke tempat asalnya.

Berdasarkan lingkungan hidup migran, Peter son  membaginya menjadi dua macam

yaitu :

a)     migrasi konservatif  : perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain untuk mempertahankan cara hidupnya yang lama, misalnya Masyarakat  Tengger.

b)    migrasi inovatif : perpindahan penduduk untuk memperoleh penghidupan yang baru , dan meninggalkan cara hidupnya yang lama bagi migran. Misal perpindahan orang Jerman Timur ke Jerman Barat , orang Afrika Utara ke Eropa.

Dampak terjadinya migrasi antara lain adalah :

a)     mengurangi jumlah penduduk sehingga  kepadatan penduduknya berkurang didaerah asal

b)    mengurangi jumlah pengangguran di daerah asal

c)     meningkatkan kesejahteraan hidup keluarga

d)    lapangan kerja semakin berkurang karena terisi oleh migran

e)     memperbesar jumlah penduduk sehingga kepadatan meningkat di daerah tujuan

f)     meningkatkan kriminalitas di daerah tujuan

Secara umum migrasi dibedakan dua macam yaitu :

1.   Migrasi internasional, perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain. Migrasi internasional ada 3 macam :

a)     Imigrasi adalah masuknya penduduk dari suatu negara lain dengan tujuan menetap. Orang yang melakukan imigrasi disebut imigran.

a)     Emigrasi adalah keluarnya penduduk  ke negara lain dengan tujuan menetap. Orang yang melakukan emigrasi di sebut emigran.

b)    Remigrasi atau repatriasi adalah  perpindahan penduduk menuju ke negara atau tanah airnya semula.

 

2.  Migrasi Nasional atau migrasi lokal adalah perpindahan penduduk  dari suatu daerah   

     ke daerah lain dalam suatu negara. Pola migrasi lokal atau nasional ini meliputi :

a)     Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota atau dari kota kecil ke kota besar.

b)    Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari propinsi atau pulau yang padat penduduknya menuju propinsi atau pulau yang jarang penduduknya.

a)     Emigrasi adalah keluarnya penduduk  ke negara lain dengan tujuan menetap. Orang yang melakukan emigrasi di sebut emigran.

b)    Remigrasi atau repatriasi adalah  perpindahan penduduk menuju ke negara atau tanah airnya semula.

 

2.  Migrasi Nasional atau migrasi lokal adalah perpindahan penduduk  dari suatu daerah   

     ke daerah lain dalam suatu negara. Pola migrasi lokal atau nasional ini meliputi :

a)     Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota atau dari kota kecil ke kota besar.

b)    Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari propinsi atau pulau yang padat penduduknya menuju propinsi atau pulau yang jarang penduduknya.

Kemudahan hidup ditempat tujuan dan kesulitan hidup di daerah asal

Kemudahan hidup di daerah tujuan  dari dampak migrasi antara lain :

a)     Jumlah tenaga kerja bertambah, hal ini akan berakibat murahnya tenaga kerja dan terjadinya pengangguran.

b)    Meningkatkan ekonomi penduduk  karena tenaga kerja produktivitasnya meningkat.

Kesulitan hidup di daerah asal  dari dampak migrasi antara lain :

a)     Berkurangnya tenaga kerja  yang produktif dan pada umumnya para pemudanya.

b)    Stabilitas keamanan kurang kuat sebab tinggal orang yang sudah tua-tua.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Air Hujan sebagai Sumber Air Rumah Tangga di Daerah Kering”

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus

Apa Itu Tanah? Pengertian, Proses Pembentukan, dan Manfaatnya Bagi Kehidupan