Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

Gambar
Pernahkah Anda membayangkan bahwa perkembangan sebuah negara bisa dianalogikan seperti perjalanan hidup manusia? Dari masa "kanak-kanak" yang tradisional, lalu "remaja" yang mulai bangkit, "dewasa" yang lepas landas, hingga "matang" dan "makmur". Inilah yang digambarkan oleh seorang ahli ekonomi terkenal, Walt Whitman Rostow, dalam teorinya tentang "Lima Tahap Pertumbuhan Ekonomi". Mari kita berwisata intelektual menyusuri lima tingkatan negara versi Rostow. Sambil jalan-jalan, coba tebak, Indonesia berada di tahap mana? 1. Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) Di tahap paling awal ini, negara ibarat perahu layar yang berjalan lambat. Ciri khasnya: Produktivitas rendah : Bertani dengan cara turun-temurun, belum paham teknologi modern. Uang belum berputar : Belum ada sistem ekonomi pasar yang sehat. Penghasilan pas-pasan : Pendapatan rendah, tabungan hampir tidak ada. Mobilitas sosial macet : Anak kuli ya jadi kuli, ...

Diastropisme: Proses Pembentuk Lipatan dan Patahan di Kulit Bumi

 

Diastropisme adalah segala peristiwa yang berhubungan dengan kekuatan tarik-menarik pada bagian kulit bumi yang menghasilkan bentuk patahan dan lipatan dipermukaan bumi.Distropisme atau proses struktural dibedakan atas lipatan dan patahan.

Proses tektonik  ada dua macam yaitu diastropisme (tenaga melipat, mematahkan, membalik) dan Vulkanik (keluarnya magma dari dalam bumi).  Dan ada tiga macam proses gradasi yaitu pelapukan , grafitasi dan erosi. (Artus Getis , 1981)

Bentuk-bentuk Lipatan (http://geograficakrawala.blogspot.com)


a. Lipatan

Lipatan  adalah suatu proses hasil kekuatan /gaya  dari dalam bumi (endogen) yang menekan batuan lunak sehingga batuan tersebut masih tersambung dalam bentuk lipatan. Lipatan dapat dibedakan menjadi :

a)     Lipatan tegak terjadi karena pengaruh tenaga dorongan (radial)  yang kekuatannya sama atau seimbang dengan tenaga tarikan (tangensial).

b)    Lipatan miring karena arah horisontal tidak sama ( tenaga radial lebih kecil dari tenaga tangensial).

c)     Lipatan menggantung  karena tenaga radial sangat kecil dibanding tenaga tangensial. Lipatan rebah karena tenaga horisontal satu arah.

d)    Lipatan berpindah terjadi karena hanya tenaga tangensial saja yang bekerja.

e)     Lipatan isoklinal masuknya lembah lipatan kedalam struktur puncak lipatan akibatnyatidak seimbangnya tenaga tangensial dan tenaga radial.

 

Bentuk-bentuk Patahan ( http://4.bp.blogspot.com )

 

b. Patahan

Patahan  adalah suatu proses dari kekuatan endogen yang menekan struktur batuan keras sehingga antara struktur lapisan yang menekan satu dengan yang lainnya jadi terpisah atau patah. Akibat rapuhnya lapisan kulit bumi dan gerakan endogen cepat menyebabkan terjadinya patahan pada  lapisan  kulit bumi. Patahan ada yang berbentuk vertikal, horisontal, dan block mountain.  Berikut ini bentuk-bentuk lapisan yaitu :

a)     Patahan Slenk/graben/tanah turun adalah lapisan tanah yang lebih rendah daripada daerah disekelilingnya akibat patahan yang terjadi disekitarnya.

b)    Patahan horst/tanah naik adalah lapisan tanha yang terletah jauh lebih tinggi  dari daerah sekililinginya akibat patahan yang terjadi disekitarnya.

c)     Dekstral adalah patahan yang bergeser kekanan dari titik peneliti.

d)    Sinistral patahan yang bergeser ke kiri dari titik peneliti.

e)     Block Mountain patahan yang terjadi akibat tenaga endogen yang menghasilkan bentuk retakan ada yang naik dan ada yang turun serta ada yang miring sehingga terjadi bentuk yang komplek.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

FIRST EXPERIENCE AS A SUPERVISOR MENTORING A SCHOOL ON THE OUTSKIRTS OF BOGOR CITY (Good Practice)

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus