Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

Gambar
Pernahkah Anda membayangkan bahwa perkembangan sebuah negara bisa dianalogikan seperti perjalanan hidup manusia? Dari masa "kanak-kanak" yang tradisional, lalu "remaja" yang mulai bangkit, "dewasa" yang lepas landas, hingga "matang" dan "makmur". Inilah yang digambarkan oleh seorang ahli ekonomi terkenal, Walt Whitman Rostow, dalam teorinya tentang "Lima Tahap Pertumbuhan Ekonomi". Mari kita berwisata intelektual menyusuri lima tingkatan negara versi Rostow. Sambil jalan-jalan, coba tebak, Indonesia berada di tahap mana? 1. Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) Di tahap paling awal ini, negara ibarat perahu layar yang berjalan lambat. Ciri khasnya: Produktivitas rendah : Bertani dengan cara turun-temurun, belum paham teknologi modern. Uang belum berputar : Belum ada sistem ekonomi pasar yang sehat. Penghasilan pas-pasan : Pendapatan rendah, tabungan hampir tidak ada. Mobilitas sosial macet : Anak kuli ya jadi kuli, ...

Tenaga Eksogen Membentuk Relief Muka Bumi

Proses perombakan dimuka bumi terjadi karena adanya tenaga eksogen yang berkekuatan membentuk relief muka bumi melalui proses pelapukan , erosi ,pengakutan  dan sedimentasi.

Pelapukan adalah proses penghancuran massa batuan karena pengaruh cuaca  dalam waktu yang lama, masuknya unsur-unsur kimia ke dalam batuan, atau karena pengaruh binatang dan tumbuhan sehingga terjadi pelepasan partikel-partikel batuan dan perusakan dan sisanya akan membentuk bukit kecil.

                                        Pelapukan Batuan ( http://mukegile08.files.wordpress.com)


Pelapukan dapat dibedakan menjadi beberapa jenis ,yaitu :

a)     Pelapukan mekanis(fisis) disebabkan perbedaan suhu yang tajam antara siang dan malam yang disertai hujan yang turun secara tiba-tiba.

b)    Pelapukan kimiawi (kemis) disebabkan oleh  air yang dibantu suhu yang tinggi sehingga zat asam dan pembakar dalam air dapat merusak batuan.

c)     Pelapukan organis (biologis) disebabkan oleh binatang dan tumbuhan.

Adanya peristiwa pelapukan batuan  akan diikuti pengelupasan material batuan  dari pelapukan tersebut yang disebut denudasi.

Erosi (pengikisan) adalah proses pengikisan pada batu-batuan yang dilakukan oleh air (erosi air sungai) ,es (erosi gletser) ,angin (  deflasi ) dan air laut (abrasi ). Erosi akan mengubah kenampakan muka bumi, misalnya gunung yang tinggi  dan terjal akan terkikis , daerah pegunungan kapur banyak terjadi gua-gua dan sungai bawah tanah.

                                            Erosi ( http://mohab.files.wordpress.com )

Pengangkutan (masswasting) adalah pemindahan massa batuan atau tanah yang secara bersamaan dengan erosi setelah batuan terkikis. Pengangkutan batuan dapat terjadi bila lapisan lapuk dilereng pegunungan  dan massa batuan tersebut terangkut oleh tenaga pengakut (angin  dan air). Contoh massa batuan di gurun yang berupa debu diangkut oleh angin.

Sedimentasi (pengendapan)  adalah hasil pelapukan  dan erosi yang diendapkan sehingga berbentuk sedimen, baik dikaki bukit, sungai, dataran rendah atau dasar laut. Sedimentasi dapat menyebabkan proses pendangkalan sungai atau muara  dan terbentuknya delta.

Adanya proses pelapukan , erosi , pengangkutan, dan sedimentasi akan menimbulkan bentukan permukaan bumi yang datar dengan sisa-sisa perbukitan yang disebut peneplain.

Sumber : Buku Kelas 1 SMP ( 2003), Geografi Yulmadia Yulir dan Trisno Widodo , Bumi Aksara 

Kata Kunci :  #Tenaga Eksogen,  #Pelapukan ,  #Erosi,  #Sedimentasi,  #Pengangkutan,


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

FIRST EXPERIENCE AS A SUPERVISOR MENTORING A SCHOOL ON THE OUTSKIRTS OF BOGOR CITY (Good Practice)

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus