Mengenal Tipe-tipe Hujan di Indonesia

Curah hujan sebenarnya  merupakan salah satu bentuk dari air endapan , yaitu titik-titik air yang terdapat diawan dan jatuh ke permukaan bumi. Banyak sedikitnya curah hujan tergantung  dari beberapa faktor , antara lain : kelembaban udara, topografi , arah dan kecepatan angin, suhu udara dan arah lereng medan.

Hujan menurut tipenya terdiri atas tiga macam ,yaitu :

  1. Hujan konveksi (zenithal)

Hujan ini jatuh tegak lurus , terjadi karena udara permukaan bumi naik akibat pemanasan matahari . Uap air dalam udara ini naik yang berasal dari laut,danau,sungai,tumbuhan  dan makluk hidup dibawahnya. Hujan ini biasanya terjadi pada siang hari.

Daerah tropis pada umumnya mempunyai tipe hujan konveksi. Tanda-tanda hujan konveksi butir-butir airnya kasar, jatuhnya jarang, turunnya tiba-tiba, dan lebih cepat berhenti.

  1. Hujan Orografis ( Hujan di pegunungan)

Hujan yang terjadi didaerah lereng pegunungan. Hujan ini berasal dari uap air yang tertiup angin bergerak horisontal  dan terhalang dipegunungan  sehingga menimbulkan hujan. Karena hujan turun di satu  sisi lereng saja , lereng di sebelahnya tidak turun hujan  disebut daerah bayangan hujan dengan suhu tinggi, dan biasanya sering terjadi angin lokal yang panas dan kering disebut angin fohn.

Tipe-tipe Hujan ( http://ipankreview.wordpress.com )


  1. Hujan frontal

Hujan yang terjadi akibat adanya pertemuan massa udara panas dan massa udara dingin .Pada saat terjadi pertemuan kedua massa udara, udara yang lebih panas dipaksa naik diatas massa udara dingin. Adanya pertemuan massa udara tersebut menyebabkan pendinginan secara mendadak , selanjutnya terjadi kondensasi dan turun hujan.

Kata Kunci : # Tipe Hujan, # Konveksi, # Curah Hujan,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Air Hujan sebagai Sumber Air Rumah Tangga di Daerah Kering”

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus

Apa Itu Tanah? Pengertian, Proses Pembentukan, dan Manfaatnya Bagi Kehidupan