Pelatihan Saja Tidak Cukup: Pentingnya Pendampingan Pembelajaran

Gambar
Follow up suatu pelatihan tidak banyak terjadi dari berbagai pelatihan yang pernah diikuti penulis. Namun tidak seperti pelatihan yang baru-baru ini , Pelatihan Pembelajaran Bermakna (BTL3) yang diselenggarakan DBE 3 memang beda . Karena setelah melakukan pelatihan peserta masih dituntut untuk melaksanakan program tindak lanjut berupa pendampingan. Pendampingan Pembelajaran (Pexels.com/rdne) Menurut Dr Asep S. Muhtadi kegiatan tindak lanjut itu bermakna strategis, sebab kegiatan tersebut menjamin penerapan hasil pelatihan sebagai sesuatu yang mesti berkelanjutan. Kegiatan tindak lanjut yang berupa pendampingan bertujuan untuk menguatkan penerapan hasil pelatihan dalam proses pembelajaran di sekolah. Kegiatan pembelajaran seperti yang dilaksanakan DBE3 dalam pelatihan tersebut patut mendapatkan acungan jempol. Karena dalam kegiatan pembelajaran tersebut sangat menyenangkan dan bermakna, yang sebenarnya sangat cocok dengan arti pembelajaran yang sebenarnya. Demikian pula pada saat pesert...

Macam-macam Bentuk Muka Bumi Yang berasal Dari Distropisme Dan Vulkanisme

Proses tektonik  ada dua macam yaitu diastropisme (tenaga melipat, mematahkan, membalik) dan Vulkanik (keluarnya magma dari dalam bumi).  Dan ada tiga macam proses gradasi yaitu pelapukan , grafitasi dan erosi. (Artus Getis , 1981).

Diastropisme adalah segala peristiwa yang berhubungan dengan kekuatan tarik-menarik pada bagian kulit bumi yang menghasilkan bentuk patahan dan lipatan dipermukaan bumi.Distropisme atau proses struktural dibedakan atas lipatan dan patahan.

Lipatan  adalah suatu proses hasil kekuatan /gaya  dari dalam bumi (endogen) yang menekan batuan lunak sehingga batuan tersebut masih tersambung dalam bentuk lipatan. Lipatan dapat dibedakan menjadi :

a)     Lipatan tegak terjadi karena pengaruh tenaga dorongan (radial)  yang kekuatannya sama atau seimbang dengan tenaga tarikan (tangensial).

b)    Lipatan miring karena arah horisontal tidak sama ( tenaga radial lebih kecil dari tenaga tangensial).

c)     Lipatan menggantung  karena tenaga radial sangat kecil dibanding tenaga tangensial. Lipatan rebah karena tenaga horisontal satu arah.

d)    Lipatan berpindah terjadi karena hanya tenaga tangensial saja yang bekerja.

e)     Lipatan isoklinal masuknya lembah lipatan kedalam struktur puncak lipatan akibatnyatidak seimbangnya tenaga tangensial dan tenaga radial.

 

       Lipatan Batuan akibat Proses Diastropisme(Pexels.com/Refika Odabas)

Patahan  adalah suatu proses dari kekuatan endogen yang menekan struktur batuan keras sehingga antara struktur lapisan yang menekan satu dengan yang lainnya jadi terpisah atau patah. Akibat rapuhnya lapisan kulit bumi dan gerakan endogen cepat menyebabkan terjadinya patahan pada  lapisan  kulit bumi. Patahan ada yang berbentuk vertikal, horisontal, dan block mountain.  Berikut ini bentuk-bentuk lapisan yaitu :

a)  Patahan Slenk/graben/tanah turun adalah lapisan tanah yang lebih rendah daripada daerah disekelilingnya akibat patahan yang terjadi disekitarnya.

b)  Patahan horst/tanah naik adalah lapisan tanha yang terletah jauh lebih tinggi  dari daerah sekililinginya akibat patahan yang terjadi disekitarnya.

c)     Dekstral adalah patahan yang bergeser kekanan dari titik peneliti.

d)    Sinistral patahan yang bergeser ke kiri dari titik peneliti.

e)     Block Mountain patahan yang terjadi akibat tenaga endogen yang menghasilkan bentuk retakan ada yang naik dan ada yang turun serta ada yang miring sehingga terjadi bentuk yang komplek.


Sumber : Buku Geografi SMP Kelas 1, Yulmadia Yulir dan Trisno Widodo, Bumi Aksara, 2003.

Kata Kunci : # Bentuk Muka Bumi,  #Pathanan, Lipatan , # Relief Bumi, Diastropis,


                                 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Air Hujan sebagai Sumber Air Rumah Tangga di Daerah Kering”

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus

Apa Itu Tanah? Pengertian, Proses Pembentukan, dan Manfaatnya Bagi Kehidupan