Wilayah Perairan Laut: Karakteristik, Zonasi, dan Kekayaan Hayati Indonesia

A. Pengertian dan Cakupan Wilayah Perairan Laut

Air asin di permukaan bumi mencakup berbagai bentuk perairan seperti lautanlautselat, dan teluk. Wilayah perairan laut ini dibatasi oleh daratan pada bagian pantai dan pesisir. Pantai merupakan daratan yang berbatasan langsung dengan laut, sementara pesisir adalah wilayah laut yang terletak di antara garis batas air pasang naik dan garis batas air pasang surut. Wilayah pesisir ini akan tergenang saat air pasang naik dan menjadi kering ketika air surut, sehingga disebut juga sebagai zona litoral (Yulmadia Yulir dan Trisno Widodo, 2003).

B. Klasifikasi Laut Berdasarkan Letak dan Kedalaman

1. Berdasarkan Letaknya

Laut dapat dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan posisinya terhadap daratan:

  • Laut Pedalaman (laut yang dikelilingi oleh daratan)

  • Laut Tepi (laut yang terletak di tepi benua)

  • Laut Tengah (laut yang berada di antara benua-benua)

2. Berdasarkan Kedalamannya

Menurut tingkat kedalamannya, zona laut dibagi menjadi beberapa bagian:

  • Zona Litoral (zona pasang surut) — wilayah antara garis pasang tertinggi dan surut terendah

  • Zona Neritis (0–200 meter) — wilayah laut dangkal yang masih dapat ditembus cahaya matahari

  • Zona Batial (200–2.000 meter) — wilayah laut dalam dengan intensitas cahaya mulai berkurang

  • Zona Abisal (2.000–4.000 meter) — wilayah laut sangat dalam tanpa cahaya matahari

  • Zona Palung (lebih dari 4.000 meter) — wilayah terdalam di dasar laut dengan tekanan tinggi

(Pembagian Zona Laut, Wikipedia)


Pembagian Zone Laut ( http://id.wikipedia.org/wiki/Ekosistem_laut )


C. Kekayaan Hayati Laut Indonesia

Wilayah laut Indonesia membentang hingga sepersepuluh lingkaran bumi dan terdiri dari ribuan pulau besar maupun kecil. Indonesia merupakan salah satu dari tujuh negara yang dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati dunia. Kehidupan laut sebagian besar terkonsentrasi dan bergantung pada ekosistem terumbu karang.

Kekayaan hayati laut Indonesia meliputi:

  • Sekitar 350 jenis karang

  • Sekitar 5.000 jenis ikan

  • Ribuan jenis kehidupan laut lainnya yang masih belum dimanfaatkan secara optimal

D. Manfaat Sumber Daya Laut bagi Manusia

Sumber daya laut memberikan berbagai manfaat penting bagi kehidupan manusia, antara lain:

  1. Bahan makanan — sumber protein dan gizi masyarakat

  2. Bahan bangunan — seperti batu karang dan pasir laut

  3. Bahan industri obat dan kosmetik — dari biota laut yang memiliki khasiat tertentu

  4. Objek wisata bahari — destinasi wisata yang menarik dan mendatangkan wisatawan

  5. Sumber devisa negara — melalui ekspor hasil laut dan pariwisata

(Direktorat PSMP, Depdiknas, 2006)

Wilayah perairan laut merupakan ekosistem yang kompleks dengan pembagian zona berdasarkan letak dan kedalaman. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki kekayaan hayati laut yang luar biasa, terutama pada ekosistem terumbu karangnya. Pemanfaatan sumber daya laut secara bijaksana dan berkelanjutan sangat penting untuk menjaga kelestariannya bagi generasi mendatang.


Pantai dan Pesisir ( http://lifeistravelling.wordpress.com )






Referensi:


Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Air Hujan sebagai Sumber Air Rumah Tangga di Daerah Kering”

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus

Apa Itu Tanah? Pengertian, Proses Pembentukan, dan Manfaatnya Bagi Kehidupan