Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

Gambar
Pernahkah Anda membayangkan bahwa perkembangan sebuah negara bisa dianalogikan seperti perjalanan hidup manusia? Dari masa "kanak-kanak" yang tradisional, lalu "remaja" yang mulai bangkit, "dewasa" yang lepas landas, hingga "matang" dan "makmur". Inilah yang digambarkan oleh seorang ahli ekonomi terkenal, Walt Whitman Rostow, dalam teorinya tentang "Lima Tahap Pertumbuhan Ekonomi". Mari kita berwisata intelektual menyusuri lima tingkatan negara versi Rostow. Sambil jalan-jalan, coba tebak, Indonesia berada di tahap mana? 1. Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) Di tahap paling awal ini, negara ibarat perahu layar yang berjalan lambat. Ciri khasnya: Produktivitas rendah : Bertani dengan cara turun-temurun, belum paham teknologi modern. Uang belum berputar : Belum ada sistem ekonomi pasar yang sehat. Penghasilan pas-pasan : Pendapatan rendah, tabungan hampir tidak ada. Mobilitas sosial macet : Anak kuli ya jadi kuli, ...

Perkembangan Kerajaan-Kerajaan Hindu Budha di Indonesia ( Kerajaan Kutai )

 1. Kerajaan Kutai  

Kutai merupakan kerajaan pertama di Indonesia. Kerajaan ini terletak di Kalimantan Timur daerah Muara kaman ditepi Sungai Mahakam. Peninggalan dari Kerajaan Kutai adalah tujuh prasasti dengan huruf palawa dan behasa Sanskerta. Semua prasasti tertulis pada Yupa (tugu dari batu sebagai tiang untuk menambatkan hewan yang akan dikorbankan), maka Kutai terkenal dengan Negeri Tujuh Buah Yupa. Prasasti Kutai ditulis kurang lebih pada abad ke 4 Masehi.  Isi Prasasti itu berisi :

a)     Berisi sisilah Kudungga berputra Acwawarman , Acwawarman berputra tiga , dari tiga putra tersebut Mulawarman menjadi raja yang baik kuat dan kuasa. Sang Mulawarman telah mengadakan kenduri atau selatan , mengadakan korban , maka didirikankan tugu oleh para Brahmana.

b)    Tempat sedekah : Sang Mulawarman raja yang mulia telah memberi sedekah 20.000 ekor sapi kepada Brahmana di tanah yang sangat suci “waprakecvara”

c)     Macam-macam sedekah yang lain seperti wijen, malai bunga lampu dan lain-lain.

                                                                Prasasti Yupa

(http://budaya-indonesia.org/Prasasti-Yupa)

Dari berita prasasti tersebut dapat diketahui keadaan sosial , ekonomi dan pemerintahan Kutai sebagai berikut :

a)      Segi pemerintahan  , tiga nama penguasa/raja  Kutai , Kudungga nama asli Indonesia, Acwawarman dan Mulawarman adalah nama Hindu. Raja Mulawarman sebagai raja yang terbesar di Kutai sebab menaklukkan raja-raja sekitarnya. Tempat suci Waprakecvara  merupakan tempat yang suci / keramat merupakan percampuran antara kebudayaan Hindu dan kebudayaan asli Indonesia. Pemerintahan Raja Mulawarman maju dan dekat dengan kaum Brahmana dan rakyat.

b)     Segi sosial , masyarakat mengenal kasta-kasta karena pengaruh kebudayaan India. Keluarga Kudungga pernah melakukan upacara Vratyastoma yaitu upacara pensucian diri untuk masuk pada kasta Ksatria.

c)      Segi Ekonomi , raja menghadiahkan 20.000 ekor sapi berati Kutai maju dalam peternakan begitupun bidan pertanian , karena Kutai berada di Tepi sungai Mahakam. Kutai merupakan kerajaan yang makmur dan mendapat perhatian dari Cina dikala itu.

Sumber : ( Yulmadia Yulir dan Trisno Widodo, Buku Geografi Kelas 1 SMP, Bumi Aksara,    2003 )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

FIRST EXPERIENCE AS A SUPERVISOR MENTORING A SCHOOL ON THE OUTSKIRTS OF BOGOR CITY (Good Practice)

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus