Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

Gambar
Pernahkah Anda membayangkan bahwa perkembangan sebuah negara bisa dianalogikan seperti perjalanan hidup manusia? Dari masa "kanak-kanak" yang tradisional, lalu "remaja" yang mulai bangkit, "dewasa" yang lepas landas, hingga "matang" dan "makmur". Inilah yang digambarkan oleh seorang ahli ekonomi terkenal, Walt Whitman Rostow, dalam teorinya tentang "Lima Tahap Pertumbuhan Ekonomi". Mari kita berwisata intelektual menyusuri lima tingkatan negara versi Rostow. Sambil jalan-jalan, coba tebak, Indonesia berada di tahap mana? 1. Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) Di tahap paling awal ini, negara ibarat perahu layar yang berjalan lambat. Ciri khasnya: Produktivitas rendah : Bertani dengan cara turun-temurun, belum paham teknologi modern. Uang belum berputar : Belum ada sistem ekonomi pasar yang sehat. Penghasilan pas-pasan : Pendapatan rendah, tabungan hampir tidak ada. Mobilitas sosial macet : Anak kuli ya jadi kuli, ...

Kerajaan Perlak , Kerajaan Islam Pertama di Indonesia

 

Hasil seminar sejarah islam di Medan tahun 1963 telah menyimpulkan bahwa kerajaan islam di Indonesia adalah kerajan Perlak. Kesimpulan seminar itu kemudian dikukuhkan dalam seminar sejarah Islam di Banda Aceh Tahun 1978. Kemudian dikukuhkan kembali Seminar Masuk dan Berkembangnya Islam di Aceh dan Nusantara Tahun 1980 di Banda Aceh. Dengan demikian semakin kokohlah kesimpulan yang menyatakan bahwa Kerajaan islam pertama di Indonesia adalah Kerajaan Perlak. 

Dasar yang digunakan untuk menyebutkan bahwa Perlak sebagai Kerajaan Islam di Indonesia adalah naskah-naskah tua berbahasa melayu dan bukti-bukti peninggalan sejarah. Dari tiga naskah tua berbahasa Melayu yaitu : Idharatul Haq fi Mamlakatil Ferlah wal Fasi , karangan Abu Ishak Makarani Al Fasy , Kitab Tazkirah Thabakat Jumu Sultan As Salathin , karangan Syekh Syamsul Bahri Abdullah As Asyi, dan Silsilah Raja-raja Perlak dan Pasai , catatan Abdullah Ibn Saiyid Habib Saifuddin , mencatat ketiga naskah tersebut bahwa Kerajaan perlak adalah Kerajaan  pertama di Nusantara.

                                                  Kerajaan Perlak ( http://ridwanaz.com/islami/sejarah-islam )

Keberadaan Kerajaan Perlak dibuktikan dari beberapa peninggalan  sejarah antara lain :

a)     Mata uang Perlak  , mata uang Perlak merupakan mata uang tertua di Nusantara. Ada tiga jenis uang yang ditemukan yaitu : terbuat dari emas ( dirham) , dari perak (kupang) dan ketiga dari kuningan atau tembaga.

b)    Stempel Kerajaan , stempel ini bertuliskan huruf Arab model tulisannya tenggelam yang membentuk kalimat “Al Wasiq Billah Kerajaan Negeri Bendahara Sanah 512” , Kerajaan Negeri Bendahara adalah bagian dari Kerajaan Perlak.

c)     Makam Raja Benoa bukti lain yang memperkuat keberadaan Kerajaan perlah adalah makam dari salah seorang Raja Benoa ditepi sungai Trenggulon . Batu Nisan makan tersebut bertulis huruf arab. Berdasarkan catatan Idharul Haq fi Mamlakatil Ferlah wal Fasi , Benoa adalah negara bagian dari Kerajaan Perlak.

Adapun raja-raja yang pernah memerintah Kerajaan perlak berdasarkan cacatan (A Hasjmy, 1989 ) sebagai berikut :

a)     Sultan Alaidin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah (225-249H / 840-964 M) , semula Sultan ini bernama Saiyid Abdul Aziz , pada 1 Muharam di syahkan menjadi Sultan Kerajaan perlak dengan gelar Sultan Alaidin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah dan setelah pengangkatannya Bandar Perlak diubah menjadi Bandar Khalifah.

b)    Pada masa Sultan Alaidin Saidin Saiyid Maaulana Mahmud Syah  ( 365 – 377H / 976 – 988 M) datang serangan dari Kerajaan Sriwijaya pada tahun 986 M akibatnya Sultan Maulana Makhmud gugur. Setelah Kerajaan Sriwijaya mundur karena menyatukan segenap pasukan menghadapi serangan Raja Darmawangsa dari Jawa, Kerajaan Perlak kembali disatukan pada tahun 1006 M.

c)     Sampai Sultan Perlak yang terakhir  yaitu Sultan Makhdum Alaidin Malik Abdul Aziz Syah Johan berdaulat (Tahun 662-692H / 1263 – 1292 M). Sebab sepeninggalnya  Sultan Makhdum Alaidin Malik Abdul Aziz Syah Johan kedaulatan Perlak disatukan dengan Kerajaan Samodra Pasai.


Kata Kunci : # Kerajaan Islam Indonesia,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

FIRST EXPERIENCE AS A SUPERVISOR MENTORING A SCHOOL ON THE OUTSKIRTS OF BOGOR CITY (Good Practice)

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus