Pelatihan Saja Tidak Cukup: Pentingnya Pendampingan Pembelajaran

Gambar
Follow up suatu pelatihan tidak banyak terjadi dari berbagai pelatihan yang pernah diikuti penulis. Namun tidak seperti pelatihan yang baru-baru ini , Pelatihan Pembelajaran Bermakna (BTL3) yang diselenggarakan DBE 3 memang beda . Karena setelah melakukan pelatihan peserta masih dituntut untuk melaksanakan program tindak lanjut berupa pendampingan. Pendampingan Pembelajaran (Pexels.com/rdne) Menurut Dr Asep S. Muhtadi kegiatan tindak lanjut itu bermakna strategis, sebab kegiatan tersebut menjamin penerapan hasil pelatihan sebagai sesuatu yang mesti berkelanjutan. Kegiatan tindak lanjut yang berupa pendampingan bertujuan untuk menguatkan penerapan hasil pelatihan dalam proses pembelajaran di sekolah. Kegiatan pembelajaran seperti yang dilaksanakan DBE3 dalam pelatihan tersebut patut mendapatkan acungan jempol. Karena dalam kegiatan pembelajaran tersebut sangat menyenangkan dan bermakna, yang sebenarnya sangat cocok dengan arti pembelajaran yang sebenarnya. Demikian pula pada saat pesert...

Mengenal Gunungapi: Dari Letusan Dahsyat hingga Manfaat Bagi Kehidupan

 





Gunung Meletus ( Pexels.com/Felipe Perez)

Bagaimana Gunungapi meletus?

Gunung meletus merupakan peristiwa yang berhubungan dengan naiknya magma dari dalam perut bumi. Aktifitas magma yang mempunyai suhu yang sangat tinggi di dalam perut bumi berusaha keluar sehingga dapat terjadi retakan-retakan dan pergeseran lempeng kulit bumi. Pada saat magma keluar itulah disebut gunung melutus atau vulkanisme . Jenis dan bentuk gunungapi bermacam-macam karena derajat kekentalan dan kedalaman magma terbentuknya gunungapi berbeda-beda.

 

Bagaimana Gunungapi meletus?

Gunung api meletus, terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. Dari letusan-letusan seperti inilah gunung api terbentuk. Hasil letusan gunung berapi berupa : gas vulkanik , lava dan aliran pasir serta batu panas , lahar , tanah longsor , gempa bumi , abu letusan , awan panas . Letusannya yang membawa abu dan batu dapat menyembur dengan keras hingga sejauh radius 18 km atau lebih, sedang lavanya bisa membanjiri daerah sejauh radius 90 km. Letusan gunung berapi bisa menimbulkan korban jiwa dan harta benda yang besar hingga sampai ribuan kilometer jauhnya dan bahkan bisa mempengaruhi putaran iklim di bumi ini.

 

Apakah letusan gunungapi mengancam kehidupan manusia ?

Letusan gunungapi bisa menimbulkan korban jiwa dan harta benda yang sangat besar disekitar daerah tersebut. Pengaruh letusan gunungapi akan mengancam kehidupan disekitar letusan. Ancaman letusannya akan membahayakan bagi :

  
1. Mahluk hidup dan harta benda yang ada disekitar pusat letusan atau kawasan rawan bencana .
2. Semua bangunan dapat terbakar atau rubuh dilanda material letusan .
3. Atap rumah terutama yang terbuat dari seng mudah korosif akibat hujan abu dan mengandung sulfur.
4. Atap dan rumah yang terbuat dari kayu atau dari bahan yang mudah terbakar lainnya .
5. Sumber air minum terutama yang terbuka mudah tercemar oleh debu gunungapi .
6. Atap bangunan yang lemah tidak tahan terhadap endapan abu .
7. Tamanan rusak menimbulkan gagal panen dan cadangan pangan dapat terganggu .
8. Material letusan mengakibatkan gangguan pernapasan atau ispa dan sakit mata.

Bagaimana persiapan menghadapi letusan gunungapi ?

Persiapan menghadapi letusan gunungapi yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
1. Mengenali daerah setempat dalam menentukan tempat yang aman untuk mengungsi .
2. Membuat perencanaan penanganan bencana .
3. Mempersiapkan pengungsian jika diperlukan .
4. Mempersiapkan kebutuhan dasar yaitu pangan, pakaian , tempat perlindungan .

Setelah terjadi letusan gunungapi yang harus dilakukan adalah :  
1. Hindari daerah rawan bencana seperti lereng gunung, lembah dan daerah aliran lahar .
2. Di tempat terbuka, lindungi diri dari abu letusan dan awan panas .
3. Persiapkan diri untuk kemungkinan bencana susulan .
4. Kenakan pakaian yang bisa melindungi tubuh, seperti baju lengan panjang, celana panjang, topi dan lainnya .
5. Gunakan pelindung mata seperti kacamata renang atau lainnya.
6. Jangan memakai lensa kontak .
7. Pakai masker atau kain penutup mulut dan hidung .

Dimanakah gunungapi berada ?

Indonesia merupakan negara yang paling banyak memiliki gunung api di dunia. Tidak kurang dari 500 buah gunungapi yang tersebar di Indonesia dengan rincian sebagai berikut : 

1. 129 buah diantaranya merupakan gunungapi aktif.
2. Sekitar 70 buah dari gunungapi aktif tersebut sering meletus .
3. Gunung api yang meletus dalam 400 tahun terakhir 70 buah .
Dari data penyebaran gunungapi di Indonesia , di Pulau Sumatra 30 buah , di Pulau Jawa 35 buah , di Pulau Bali dan Nusa Tenggara 30 buah , di Pulau Maluku 16 buah , di Pulau Sulawesi 18 buah dan jumlah seluruhnya 129 buah.

 

Apakah manfaat gunungapi bagi manusia ?

Gunungapi merupakan sumber dari bahaya yang besar yang merugikan , namun gunungapi juga memberi banyak manfaat. Lapukan batuan gunungapi mendatangkan kesuburan bagi tanaman. Mineral-mineral yang masih segar membawa abu gunungapi, seolah-olah merupakan pupuk yang tak henti-hentinya ditabur dari langit dan sangat bagi untuk pertanian. Selain kesuburan tanah, gunungapi juga mempunyai arti penting bagi kehidupan manusia, antara lain :
1. Sebagai tempat pertanian dan wisata .
2. Sebagai tempat petualangan .
3. Sebagai pengobatan dan tempat peninggalan sejarah .

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

“Air Hujan sebagai Sumber Air Rumah Tangga di Daerah Kering”

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus

Apa Itu Tanah? Pengertian, Proses Pembentukan, dan Manfaatnya Bagi Kehidupan