Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

Gambar
Pernahkah Anda membayangkan bahwa perkembangan sebuah negara bisa dianalogikan seperti perjalanan hidup manusia? Dari masa "kanak-kanak" yang tradisional, lalu "remaja" yang mulai bangkit, "dewasa" yang lepas landas, hingga "matang" dan "makmur". Inilah yang digambarkan oleh seorang ahli ekonomi terkenal, Walt Whitman Rostow, dalam teorinya tentang "Lima Tahap Pertumbuhan Ekonomi". Mari kita berwisata intelektual menyusuri lima tingkatan negara versi Rostow. Sambil jalan-jalan, coba tebak, Indonesia berada di tahap mana? 1. Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) Di tahap paling awal ini, negara ibarat perahu layar yang berjalan lambat. Ciri khasnya: Produktivitas rendah : Bertani dengan cara turun-temurun, belum paham teknologi modern. Uang belum berputar : Belum ada sistem ekonomi pasar yang sehat. Penghasilan pas-pasan : Pendapatan rendah, tabungan hampir tidak ada. Mobilitas sosial macet : Anak kuli ya jadi kuli, ...

"Letak Astronomis dan Geografis Indonesia serta Pengaruhnya"

Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan yang sangat luas dan kaya akan keanekaragaman alam serta budaya. Letak Indonesia di peta dunia memiliki peran penting dalam membentuk berbagai kondisi alam, iklim, hingga kehidupan masyarakatnya. Secara astronomis dan geografis, posisi Indonesia sangat strategis karena berada di antara dua benua dan dua samudra. Hal ini membuat Indonesia memiliki iklim tropis, kekayaan sumber daya alam, serta keanekaragaman budaya yang luar biasa. Untuk memahami hal tersebut, mari kita pelajari lebih dalam tentang letak astronomis dan geografis Indonesia serta pengaruhnya terhadap kehidupan di negeri kita tercinta ini.

1. Letak astronomi Indonesia

Peta Indonesia (Pexels.com/Yan Panelo)

Letak Astronomi adalah posisi suatu wilayah ditinjau dari koordinat garis lintang dan garis bujur. Berdasarkan hal itu letak astronomi Indonesia berada pad 6°LU (Pulau We , NAD) sampai 11°LS ( Pulau Rote , NTT) dan 95 ° BT (P. Breuh , Barat Kota Sabang , Nangro Aceh Darusalam) sampai 141 ° BT ( Merauke , Papua). Pengaruh dari posisi tersebut Indonesia dibedakan menjadi 3 daerah waktu yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB) , Waktu Indonesia Tengah (WITA) , dan Waktu Indonesia Timur (WIT) . Patokan secara umum untuk menentukan pembagian waktu wilayah waktu adalah garis bujur wilayah Indonesia yang paling barat , yaitu 105 ° , sehingga pembagian waktu secara umum di Indonesia sebagai berikut :
 WIB terletak di Wilayah antara 105° - 120°
 WITA terletak di wilayah anatar 120° - 135 °
 WIT terletak di wilayah antara 135° - 141 °



Indonesia ditinjau dari garis lintangnya berada di daerah tropis karena wilayahnya juga dilalui garis khatulistiwa sehingga beriklim tropis. Iklim Tropis memiliki ciri antara lain : gradien suhu tahunan kecil , suhu selalu hangat, banyak pengupan , banyak hujan , flora dan faunanya banyak macamnya.

2. Letak Geografis Indonesia

Letak geografis adalah letak suatu negara /wilayah dilihat kenyataan dipermukaan bumi. Berdasarkan hal tersebut Indonesia terletak diantara dua benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia dan diantara dua samudera yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia.
Pengaruh dari letak geografis yakni Indonesia merupakan :
1. Beriklim muson/musim kemarau dan hujan.
2. Sebagai persimpangan jalur lalu lintas dunia dapat meningkatkan perdagangan dan secara ekonomi sangat menguntungkan . Sedangkan secara sosial budaya memberikan keanekaragaman budaya dan karakter bagi wilayah Indonesia.
3. Terdapat pertemuan jalur pegunungan muda dunia (deret pegunungan Mediterania dan Sirkum Pasifik , sehingga Indonesia kaya akan barang tambang.
4. Terletak diantara negara-negara berkembang dan secara kultur historis Indonesia terletak pada pertemuan berbagai kebudayaan dunia yang terjalin satu dengan yang lain .

Komentar

Postingan populer dari blog ini