Halo, Saya Trisno Widodo, blogger yang suka berbagi pengetahuan dan pengalaman seputar pendidikan, sains sederhana dan gaya hidup yang edukatif. Blog ini saya buat sejak tahun 2008 sebagai tempat belajar dan berbagi hal-hal menarik tentang dunia kita. Terima kasih sudah berkunjung semoga tulisan di sini bermanfaat buat kalian semua.
Salam hangat,
Trisno Widodo (Tryswid)
Pernahkah Anda membayangkan bahwa perkembangan sebuah negara bisa dianalogikan seperti perjalanan hidup manusia? Dari masa "kanak-kanak" yang tradisional, lalu "remaja" yang mulai bangkit, "dewasa" yang lepas landas, hingga "matang" dan "makmur". Inilah yang digambarkan oleh seorang ahli ekonomi terkenal, Walt Whitman Rostow, dalam teorinya tentang "Lima Tahap Pertumbuhan Ekonomi". Mari kita berwisata intelektual menyusuri lima tingkatan negara versi Rostow. Sambil jalan-jalan, coba tebak, Indonesia berada di tahap mana? 1. Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) Di tahap paling awal ini, negara ibarat perahu layar yang berjalan lambat. Ciri khasnya: Produktivitas rendah : Bertani dengan cara turun-temurun, belum paham teknologi modern. Uang belum berputar : Belum ada sistem ekonomi pasar yang sehat. Penghasilan pas-pasan : Pendapatan rendah, tabungan hampir tidak ada. Mobilitas sosial macet : Anak kuli ya jadi kuli, ...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
“Demokratisasi Belajar melalui Model Jigsaw: Catatan dari Makassar”
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
-
Menerapkan Model Pembelajaran Jigsaw
dengan MembebaskanSiswa Memilih Topik
Bahasan Berdasarkan Kemampuan Awal
( Catatan kegiatan di Makasar )
Oleh : Trisno Widodo , DF Bogor dan
Guru SMP Negeri 11 Bogor
Kegiatan
TOT Fasnas di Makasar Tanggal 27- 30 Oktober 2010 yang lalu membawa sebuah
catatan yang sangat berguna. Pada waktu itu Penulis dengan kelompok kerjanya
mengidentifikasi masalah dan menemukan masalah yang diangkat kemudian di cari
alternatif pemecahannya.
Pembelajaran Menyenagkan(Pexels.com/Artem Podrez)
Berdasarkan
keputusan yang diambil kelompok , akhirnya menemukan masalah dalam penerapan
pembelajaran di kelas dimana kerjasama dan keaktifan siswa dalam pembelajaran
kooperatif belum baik. Alternartif pemecahan yang disepakati yaitu membebaskan
pada siswa untuk memilik suatu topik bahasan berdasarkan kemampuan awal. Dari
soal pada lembar kerja siswa dibebaskan untuk memilih sendiri pertanyaan yang
akan dibahas berdasarkan kemampuan awal siswa. Karena penulis dan kelompok
kerja yakin bahwa kemampuan awal siswa berbeda-beda.
Pemilihan
model pembelajaran yang dipilih adalah model jigsaw karena menurut kelompok
model ini sesuai dengan permasalahan yang akan dipecahkan. Barulah kelompok
kerja membuat RPP, membuat Lembar kerja dan Media yang sesuai untuk
pembelajaran di kelas.Setelah dilakukan
simulasi dan mendapatkan beberapa masukan dari kelompok lain , semakin percaya
diri bahwa alternatif pemecahan masalah yangdilakukan sudah bagus.
Setelah persiapan mengajar dilakukan kemudian RPP
tersebut dipraktekan di SMPN 33 Kota Makasar. Pada saat penulis menjadi guru
model siswa telah duduk berdasarkan kelompok belajarnya dengan jumlah 5-6
orang. Pada saat siswa akan melakukan kegiatanmengerjakan LK, guru model membersilahkan siswa dalam kelompok belajar
untuk memilih salah satu dari 4 pertanyaan yang ada dalam LK yang menurut siswa
yang lebih mampu dikuasai untuk dijawab dengan baik. Namun dari 4 soal harus
semuanya harus dipilih siswa. Jadi dari 4 soal tersebut ada yang dipilih lebih
dari 1 orang. Setelah siswa memilih salah satu pertanyaan berdasarkan
kemampuannya , selanjutnya kelompok asal bergabung dengan kelompok ahli.
Didalam kelas tersebut semula ada 8 kelompok asal , berubah menjadi 4 kelompok
ahli.
Berdasarkan pengamatan penulis dan pengamat dari kelompok
kerja , permasalahan kerja sama dan keaktifan siswa dalam diskusi di kelompok
ahli berjalan dengan baik. Setelah diskusi di kelompok ahli selesai , selanjutnya
kembali pada kelompok awal. Berdasarkan pengamatan penulis dan pengamat dalam
kelompok kerja juga kegiatan diskusi pada kelompok awal juga baik. Kerja sama
dan keaktifan siswa dalam kelompok baik.
Hasil karya dari 8 kelompok juga bagus , baik jawaban
dari pertanyaan pada LK dan kreatifitasnya. Setelah kegiatan pratik pembelajaran dikelas selesai kemudian diadakan
refleksi bersama guru model, pengamat, guru setempat dan konsultan. Hasil
refleksi ditemukan beberapa masalah antara lain : kelompok awal belum heterogen
dimanaada kelompok yang jumlahnya 8
siswa dan ada yang 5 siswa , serta ada juga yang dalam kelompok banyak yang
laki-laki atau banyak perempuannya. Perbaikannya dalam praktik yang kedua
heterogenitas kelompok akan diratakan dahulu sebelum kegiatan dimulai.
Pada hari kedua melakukan praktik di SMPN 33 Kota Makasar
mengunakan kelas yang berbeda , namun kondisi siswa sama dengan kelas dalam
praktik pertama. Sebelum dilakukan pratik, siswa disebar baik julah dan
pemeratan gender juga seimbang antara pria dan wanita. Guru model melakukan
praktik berdasarkan langkah-langkah pembelajaran dilakukan sesuai dengan RPP
yang ada.
Fokus pengamatan diberikan pada saat siswa berdiskusi
dalam kelompok ahli dan berdiskusi dalam kelompok asal. Semuanya berjalan
dengan baik dengan baik. Bahkan kerjasama kelompok dan keatifan siswa dalam
berdiskusi semakin baik. Sehingga hasil karya yang dipajang dan dipresentasikan
semakin baik.
Berdasarkan pengalaman penulis , akhirnya dapat
memberikan kesimpulan bahwa membebaskan siswa dalam pemilihan topik pertanyaan
yang dikuasai sesuai dengan kemampuan awal adalah sangat baik . Karena akan lebih membuat siswa melakukan kegiatan
lebih keras dalam kelompok belajarnya. Siswa akan lebih tergali potensinya
secara optimal sehingga hasil diskusi dalam model jigsaw lebih hidup dan
bermakna.
Selain itu guru telah menerapkan demokratisasi
pembelajaran yang akan menimbulkan belajar lebih merangsang dalam menghasilkan
inovasi-inovasi pembelajaran yang berkualitas.
MGM National Harbor to reopen its casino, hotel and sportsbook MGM National Harbor has opened a temporary casino-resort 과천 출장마사지 in Maryland's Harrah's 강원도 출장안마 Philadelphia. The 군산 출장안마 MGM National Harbor is open 경상북도 출장안마 24 hours 성남 출장샵 a day.
Pernahkah Anda membayangkan bahwa perkembangan sebuah negara bisa dianalogikan seperti perjalanan hidup manusia? Dari masa "kanak-kanak" yang tradisional, lalu "remaja" yang mulai bangkit, "dewasa" yang lepas landas, hingga "matang" dan "makmur". Inilah yang digambarkan oleh seorang ahli ekonomi terkenal, Walt Whitman Rostow, dalam teorinya tentang "Lima Tahap Pertumbuhan Ekonomi". Mari kita berwisata intelektual menyusuri lima tingkatan negara versi Rostow. Sambil jalan-jalan, coba tebak, Indonesia berada di tahap mana? 1. Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) Di tahap paling awal ini, negara ibarat perahu layar yang berjalan lambat. Ciri khasnya: Produktivitas rendah : Bertani dengan cara turun-temurun, belum paham teknologi modern. Uang belum berputar : Belum ada sistem ekonomi pasar yang sehat. Penghasilan pas-pasan : Pendapatan rendah, tabungan hampir tidak ada. Mobilitas sosial macet : Anak kuli ya jadi kuli, ...
"Waduuuh…" I muttered to myself when I received the assignment letter from the Head of the Education Department regarding the distribution of supervised schools. My heart was confused and mixed with sadness. As a new supervisor, I had to accept this heavy task. According to the decree, I would be mentoring one of the farthest public schools and seven small private schools spread across three districts. However, whatever task is given must be carried out well. I would make this a life experience and a learning process as a new school supervisor. A Suburban School with Many Good Practices (Personal Document) The public school I was assigned to is located on the outskirts of the city, bordering another district. This school required serious attention in its mentoring. There were many negative stories about it, so I had to think hard to overcome them all. Previously, I sought complete initial data about this school from the previous supervising supervisor. There was a unique thin...
Pendidikan inklusi adalah termasuk hal yang baru di Indonesia umumnya. Ada beberapa pengertian mengenai pendidikan inklusi, diantaranya adalah pendidikan inklusi merupakan sebuah pendekatan yang berusaha mentransformasi sistem pendidikan dengan meniadakan hambatan-hambatan yang dapat menghalangi setiap siswa untuk berpartisipasi penuh dalam pendidikan. Hambatan yang ada bisa terkait dengan masalah etnik, gender, status sosial, kemiskinan dan lain-lain. Dengan kata lain pendidikan inklusi adalah pelayanan pendidikan anak berkebutuhan khusus yang dididik bersama-sama anak lainnya (normal) untuk mengoptimalkan potensi yang dimilikinya. ABK ( Pexels.com/RDNE Stock Project) Salah satu kelompok yang paling tereksklusi dalam memperoleh pendidikan adalah siswa penyandang cacat. Tapi ini bukanlah kelompok yang homogen. Sekolah dan layanan pendidikan lainnya harus fleksibel dan akomodatif untuk memenuhi keberagaman kebutuhan siswa. Mereka juga diharapkan dapat mencari anak-anak yang belum menda...
Komentar
MGM National Harbor has opened a temporary casino-resort 과천 출장마사지 in Maryland's Harrah's 강원도 출장안마 Philadelphia. The 군산 출장안마 MGM National Harbor is open 경상북도 출장안마 24 hours 성남 출장샵 a day.