Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

Gambar
Pernahkah Anda membayangkan bahwa perkembangan sebuah negara bisa dianalogikan seperti perjalanan hidup manusia? Dari masa "kanak-kanak" yang tradisional, lalu "remaja" yang mulai bangkit, "dewasa" yang lepas landas, hingga "matang" dan "makmur". Inilah yang digambarkan oleh seorang ahli ekonomi terkenal, Walt Whitman Rostow, dalam teorinya tentang "Lima Tahap Pertumbuhan Ekonomi". Mari kita berwisata intelektual menyusuri lima tingkatan negara versi Rostow. Sambil jalan-jalan, coba tebak, Indonesia berada di tahap mana? 1. Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) Di tahap paling awal ini, negara ibarat perahu layar yang berjalan lambat. Ciri khasnya: Produktivitas rendah : Bertani dengan cara turun-temurun, belum paham teknologi modern. Uang belum berputar : Belum ada sistem ekonomi pasar yang sehat. Penghasilan pas-pasan : Pendapatan rendah, tabungan hampir tidak ada. Mobilitas sosial macet : Anak kuli ya jadi kuli, ...

Mengenal Macam-macam Angin

Tekanan udara disemua tempat tidak sama. Perbedaan tekanan udara tersebut menyebebkan udara mengalir atau bergerak. Aliran udara bergerak dari tekanan tinggi ke tekanan rendah disebut angin. Angin selalu diberi nama berdasarkan asal datangnya, seperti angin darat, angin lembah, dan angin gunung .

Angin di Indonesia Polanya Beragam (Pexels.com/Yavana Castilo)


Pola angin di Indonesia dapat dibedakan menjadi dua macam , yaitu angin muson (angin musim) dan angin lokal.

1. Angin Muson , angin yang disebabkan perbedaan suhu yang mencolok antara daratan dan lautan. Angin muson yang melewati Indonesia yaitu angin muson timur laut ( Oktober – April dan menimbulkan banyak hujan /musin penghujan) dan angin muson tenggara ( April – Oktober dan sifatnya kering sedikit uap air / musim kemarau ).

2. Angin lokal , angin yang bertiup dari suatu tempat ketempat lain pada daerah yang terbatas. Angin lokal jenis-jenisnya sebagai berikut :
• Angin darat dan angin laut
Angin darat , angin yang bertiup dari darat kelaut dan terjadi pada malam hari. Angin laut , angin yang bertiup dari laut ke darat dan terjadi pada siang hari.
• Angin lembah dan angin gunung
Angin lembah ,angin yang bertiup dari lembah kegunung dan terjadi pada siang hari. Angin gunung , angin yang bertiup dari gunung ke lembah dan terjadi pada malam hari.
• Angin Jatuh/Fohn
Karena udara yang naik dan tertiup angin terhadang gunung sehingga menyebabkan hujan orografis .Kemudian udara yang kering , uap air sedikit, dan panas turun dari puncak gunung ke lereng yang lain dalam keadaan udara makin turun suhu semakin panas yang disebut angin jatuh /Fohn . Di Indonesia mengenal beberapa angin fohn , seperti Angin Bahorok di lembah Bahorok Sumatera Utara, Angin Gending di Pasuruhan dan Probolinggo Jatim, Angin Kumbang di daerah Tegal dan Brebes, Angin Brubu di Sulawesi Selatan , dan Angin Wambrau di Papua.

Komentar

Unknown mengatakan…
keuntungan dan kerugian angin muson?

Postingan populer dari blog ini

Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

FIRST EXPERIENCE AS A SUPERVISOR MENTORING A SCHOOL ON THE OUTSKIRTS OF BOGOR CITY (Good Practice)

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus