Postingan

Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

Gambar
Pernahkah Anda membayangkan bahwa perkembangan sebuah negara bisa dianalogikan seperti perjalanan hidup manusia? Dari masa "kanak-kanak" yang tradisional, lalu "remaja" yang mulai bangkit, "dewasa" yang lepas landas, hingga "matang" dan "makmur". Inilah yang digambarkan oleh seorang ahli ekonomi terkenal, Walt Whitman Rostow, dalam teorinya tentang "Lima Tahap Pertumbuhan Ekonomi". Mari kita berwisata intelektual menyusuri lima tingkatan negara versi Rostow. Sambil jalan-jalan, coba tebak, Indonesia berada di tahap mana? 1. Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) Di tahap paling awal ini, negara ibarat perahu layar yang berjalan lambat. Ciri khasnya: Produktivitas rendah : Bertani dengan cara turun-temurun, belum paham teknologi modern. Uang belum berputar : Belum ada sistem ekonomi pasar yang sehat. Penghasilan pas-pasan : Pendapatan rendah, tabungan hampir tidak ada. Mobilitas sosial macet : Anak kuli ya jadi kuli, ...

Manfaat Sungai bagi Manusia

Gambar
Sungai di Indonesia mempunyai manfaat bagi penduduk, antara lain : 1. Sebagai sumber air pengairan daerah pertanian 2. Menambah kesuburan tanah karena terbentuknya endapan vulkanik 3. Sumber bangunan seperti pasir , kerikil dan batu kali 4. Sarana lalu lintas air 5. Sarana budidaya perikanan darat 6. pembangkit tenaga listrik (PLTA) 7. Sarana Industri 8. Sarana kebutuhan rumah tangga seperti mandi , cuci dan kakus ( MCK) Manfaat Sungai (Pexels.com/Andrei Oprinca) Indonesia merupakan negara kepulauan , sehingga mempunyai sungai yang tergolong panjang dan lebar hanya terdapat di Sumatera, Kalimantan dan papua. Sungai di Kalimantan kebanyakan dapat dilayari sampai jauh ke pedalaman . Umumnya permukiman penduduk di pedalaman Kalimantan berada di sepanjang aliran sungai. Sistem sungai di Sumatera yang mempunyai potensi besar Sungai Musi dan Sungai Batanghari . Sungai yang mempunyai potensi listrik adalah sungai Asahan. Sungai-sungai di Pulau Jawa umumnya sudah banyak tercemar limbah indust...

Perjalanan Sungai: Hulu, Tengah, Hilir, dan Bentukan Alamnya

Gambar
Bagian-bagian dari sungai bisa dikategorikan menjadi tiga, yaitu bagian hulu, bagian tengah dan bagian hilir. Bagian Sungai (Pexels.com/Yessica Inzaurralde) a. Bagian Hulu Bagian hulu memiliki ciri-ciri sebagai berikut : • arusnya deras, • daya erosinya besar, • arah erosinya (terutama bagian dasar sungai) vertikal, • palung sungai berbentuk V dan lerengnya cembung (convecs), • kadang-kadang terdapat air terjun atau jeram • tidak terjadi pengendapan. b. Bagian Tengah Bagian tengah mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : • arusnya tidak begitu deras, • daya erosinya mulai berkurang, • arah erosi ke bagian dasar dan samping (vertikal dan horizontal), • palung sungai berbentuk U (konkaf), • mulai terjadi pengendapan (sedimentasi) • sering terjadi meander yaitu kelokan sungai yang mencapai 180°atau lebih. c. Bagian Hilir Bagian hilir memiliki ciri-ciri sebagai berikut : • arusnya tenang, • daya erosi kecil dengan arah ke samping (horizontal), • banyak terjadi pengendapan, • di bagian muara...

Rawa-Rawa: Ekosistem Penting yang Harus Dijaga Kelestariannya

Gambar
Rawa-rawa adalah daerah rendah didaratan yang tergenang air baik air hujan , air tanah maupun air permukaan lainnya. Rawa-rawa tersebut apabila banyak endapannya dapat disebut paya-paya (swamp). Paya-paya ini merupakan bentuk dari suatu daratan banjir yang asli dari depresi. Sebab-sebab terjadinya rawa ialah : • Meluasnya delta • Kenaikan air laut pada zaman es • Mengikuti perluasan daratan karena sedimentasi akuatis • Erosi laut atau abrasi platform Ciri-ciri rawa pada umumnya ialah : airnya asam, warna airnya merah, kurang baik untuk mengairi tanaman, bagian dasar rawa terdapat banyak gambut. Rawa tersebut selalu digenangi air karena kekurangan drainase atau letaknya lebih rendah dari daerah sekitarnya. Pada daerah rawa pada umumnya banyak terdapat sarang nyamuk malaria, namun hal ini dapat diberantas dengan membuat perikanan di daerah rawa-rawa tersebut. Rawa-rawa tempat kehidupan mahkluk hidup (Pexels.com/Pok Rie)   Rawa –wara tidak mampu membuang air berlebih. Ciri khas ...

“Mengenal Danau Lebih Dekat: Dari Proses Terbentuk hingga Manfaatnya”

Gambar
Pernahkah kamu melihat danau atau barangkali di sekitar tempat tinggal atau sekolahmu terdapat danau. Kalau pernah, coba tulis di kertas, apa nama danau yang pernah kamu lihat serta di mana danau tersebut berada. Dari hasil pengamatan kamu tentang danau, coba perhatikan apakah sesuai jika dikatakan bahwa danau itu merupakan suatu daratan yang cekung (basin) yang digenangi air yang cukup banyak. Manfaat Danau (Pexels.com/Pixabay) Danau merupakan bagian permukaan bumi yang berupa cekungan/ledok atau lembah (basin) yang luas dan digenangi air serta terletak ditengah-tengah daratan. Air yang menggenangi danau bisa berasal dari mata air, air tanah, air sungai yang berpelepasan atau bermuara di danau tersebut dan bisa juga berasal dari air hujan. Di Indonesia danau juga sering disebut setu, tasik, ranu , atau tao. Adapun danau mempunyai ciri-ciri yang khas antara lain adalah : • airnya cukup dalam dan telah menunjukan adalanya lapisan temperatur menurut kedalamannya, • tumbuh-tumbuhan air...

“Siklus Hidrologi: Proses Alami yang Menjaga Keseimbangan Kehidupan”

Gambar
Air di bumi terdiri dari 97% air laut dan 3 % air tawar. Dari 3% air tawar ini , 75% terdapat dikutub , berupa salju 24%, berupa air tanah 0,3% terdapat di danau-danau, 0,065% sebagai butir air atau lengas tanah, 0,035% diatmosfer (awan, kabut,embun) dan 0,03 berupa air hujan. Air merupakan zat yang mutlak diperlukan oleh mahluk hidup . Tubuh manusia kira-kira 65% terdiri dari air. Manusia membutuhkan air untuk kelangsungan hidupnya serta kegiatan lainnya seperti : pertanian, rumah tangga, perikanan, industri dan lain-lain.   Air untuk kehidupan (Pexels.com/Pixabay)   Air di muka bumi memiliki jumlah yang tetap karena adanya sirkulasi air (siklus air/siklus hidrologi). Siklus ini terjadi akibat pengaruh sinar matahari, dimana sinar matahari yang memancarkan energi panas di permukaan bumi berakibat terjadinya penguapan air di sungai , rawa, danau , laut dan lainnya. Uap bergerak naik ke atas ke tempat yang lebih tinggi , suhu udara semakin rendah sehingga uap air tersebut me...

“Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial dalam Kehidupan Masyarakat”

Gambar
Dimasyarakat ada beberapa bentuk interaksi soaial , antara lain yaitu proses asosiatif. 1. Proses Asosiatif Bentuk-bentuk interaksi sosial yang berkaitan dengan proses asosiatif dapat terbagi atas bentuk kerja sama , akomodasi dan asimilasi. Kerja sama merupakan suatu usaha bersama individu dengan individu atau kelompok-kelompok untuk mencapai satu atau beberapa tujuan. Akomodasi dapat diartikan sebagai suatu keadaan di mana terjadi keseimbangan dalam interaksi antara individu-individu atau kelompok-kelompok manusia berkaitan dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. Usaha-usaha itu dilakukan untuk mencapai suatu kestabilan. Asimilasi merupakan suatu proses di mana pihak-pihak yang berinteraksi mengidentifikasikan dirinya dengan kepentingan-kepentingan serta tujuan-tujuan kelompok . a. Kerja Sama (cooperation) adalah berusaha bersama antara orang perorangan atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Bentuk kerja sama dibedakan atas : k...

Nilai Sosial dan Norma: Penopang Kehidupan Bermasyarakat

Gambar
Nilai Sosial ialah penghargaan yang diberikan masyarakat kepada segala sesuatu yang baik, penting, luhur , pantas dan mempunyai daya guna fungsional bagi perkembangan dan kebaikan hidup bersama. Masyarakat terus berubah , oleh karena itu tidak ada tolok ukur nilai sosial yang bersifat kekal. Menurut Prof. Dr. Notonagoro , nilai sosial dibagi atas tiga jenis , yaitu : • Nilai material , yaitu segala benda yang berguna bagi manusia. • Nilai Vital , yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat hidup dan mengadakan kegiatanatau aktivitas. • Nilai Spiritual , segala sesuatu yang bereguna bagi rohani manusia . Nilai rohani tersebut terdiri dari nilai kebenaran, nuilai keindahan, nilai moral, dan niulai religius. Norma dalam masyarakat (Pesel.com/Ole Abdulahi) Nilai Sosial mempunyai beberapa ciri-ciri sebagai berikut : a. Merupakan hasil interaksi sosial antar warga masyarakat. b. Dapat ditularkan . c. Terbentuk melalui proses belajar . Fungsi Nilai sosial antara lain s...

Postingan populer dari blog ini

Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

FIRST EXPERIENCE AS A SUPERVISOR MENTORING A SCHOOL ON THE OUTSKIRTS OF BOGOR CITY (Good Practice)

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus