Postingan

Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

Gambar
Pernahkah Anda membayangkan bahwa perkembangan sebuah negara bisa dianalogikan seperti perjalanan hidup manusia? Dari masa "kanak-kanak" yang tradisional, lalu "remaja" yang mulai bangkit, "dewasa" yang lepas landas, hingga "matang" dan "makmur". Inilah yang digambarkan oleh seorang ahli ekonomi terkenal, Walt Whitman Rostow, dalam teorinya tentang "Lima Tahap Pertumbuhan Ekonomi". Mari kita berwisata intelektual menyusuri lima tingkatan negara versi Rostow. Sambil jalan-jalan, coba tebak, Indonesia berada di tahap mana? 1. Masyarakat Tradisional (The Traditional Society) Di tahap paling awal ini, negara ibarat perahu layar yang berjalan lambat. Ciri khasnya: Produktivitas rendah : Bertani dengan cara turun-temurun, belum paham teknologi modern. Uang belum berputar : Belum ada sistem ekonomi pasar yang sehat. Penghasilan pas-pasan : Pendapatan rendah, tabungan hampir tidak ada. Mobilitas sosial macet : Anak kuli ya jadi kuli, ...

Peran Guru dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Melalui E-Learning

Gambar
E-LEARNING MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN EFEKTIF ( Oleh : Trisno Widodo , Guru SMP Negeri 11 Kota Bogor) e-mail : tryswid@gmail.com I. PENDAHULUAN Setiap saya mengatakan pada siswa , ” Anak-anak sekarang kalian belajar di Lab. Multimedia !”. Anak-anak selalu bergembira menyambutnya. Kontan mereka menjawab ” Yes –yes – yes ! ” Atau pada saat saya membawa Labtop dan LCD ke kelasnya, mereka langsung menyambutnya dengan antusias. Melihat kenyataan itu sebenarnya mereka sangat senang dan mengharapkan saya mengajar kepada siswa di sekolah dengan menggunakan media seperti itu. Media komputer , LCD, Labtop , TV, DVD , OHP dan sebagainya inilah dapat memberikan semangat siswa dalam belajar. Sudah seharusnya sekolah menyediakan peralatan elektronik dalam membangkitkan pembelajaran siswa . Demikian pula guru guru juga dituntut untuk berinovasi dan berkarya meningkatkan kompetensinya menggunakan alat-alat bertehnologi elektronik yang memang saat membantu dalam proses pembelajaran seperti seka...

Menjadi Kartini Zaman Sekarang: Berdaya Tanpa Melupakan Jati Diri

Gambar
Di Indonesia, tanggal 21 April dikenal sebagai Hari Kartini. Dengan peringatan Hari Kartini kita mencoba menggali lebih dalam makna yang bisa dipelajari dan direnungkan untuk menjadi motivasi belajar agar cita-cita untuk mendapatkan keadilan bagi sesama manusia (khususnya bagi kaum perempuan) dapat kita tingkatkan. Ini hakikat perjuangan dan cita-cita Kartini,” Tetapi lebih jauh dari itu, sebenarnya Kartini juga memperjuangkan agar dunia pendidikan terbuka luas bagi kaum perempuan, supaya kaum perempuan mempunyai pengetahuan yang lebih luas pula dan bisa berbuat banyak hal dalam masyarakatnya. Menurut Kartini, hanya kalau tingkat pendidikan kaum perempuan lebih tinggi, maka hal itu bisa tercapai. Sebab, bagaimana mungkin kaum perempuan yang selama ini bertugas untuk mendidik anak-anak masa depan bangsa kita, kalau dia sendiri tidak terdidik. “Pada saat perempuan-perempuan Desa umur 12 tahun sudah harus dipingit untuk segera dikawinkan, Kartini malah memperjuangkan agar dia bisa sekola...

“Menggeliatkan MGMP: Sinergi Guru dan Pemerintah Mewujudkan Sekolah Berkualitas”

Gambar
MEMBERDAYAKAN MGMP ( Trisno Widodo, Ketua MGMP IPS SMP Kota Bogor) Tujuan Dan peran MGMP Bagaimana eksistensi, peranan, dan kinerja MGMP sesudah meraih legalitas dari pemerintah daerah?. Yang pasti saat MGMP tidak akan lagi dihadang oleh hambatan birokratis seperti yang pernah terjadi, karena sudah mengantongi legitimasi dari Pemerintah Daerah Kota Bogor bahkan dari Pemerintah Pusat . Namun peranan dan kinerja MGMP masih harus ditunggu (wait and see) eksistensinya. Paling tidak, setumpuk asa dicurahkan kepada wadah profesionalisme guru di tingkat SMP,SMA dan SMK Kota Bogor itu dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di tingkat menengah. Kegiatan MGMP (Dokumen Pribadi)   Sebagaimana kita ketahui, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) merupakan suatu forum atau wadah profesional guru mata pelajaran yang berada pada suatu wilayah kabupaten/kota/kecamatan/sanggar/gugus sekolah. Ruang lingkupnya meliputi guru mata pelajaran pada SMP, SMA dan SMK Negeri dan Swasta, baik yang be...

Transformasi Hijau: Strategi Baru Pengelolaan Lingkungan Hidup Indonesia Menuju Masa Depan

Gambar
STRATEGI PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP INDONESIA DI MASA MENDATANG Pengelolaan lingkungan hidup Indonesia (Pexels.com/tomfisk) Isu lingkungan hidup kini bukan lagi sekadar wacana pelengkap pembangunan, melainkan fondasi utama keberlangsungan bangsa. Menghadapi ancaman Triple Planetary Crisis (perubahan iklim, polusi, dan hilangnya keanekaragaman hayati), strategi pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia memerlukan transformasi radikal. Pendekatan konvensional harus segera beralih menuju adaptasi teknologi dan keberlanjutan ekonomi. Berikut adalah empat pilar strategi pengelolaan lingkungan hidup Indonesia di masa mendatang: 1. Dari Pengelolaan Rutin Menuju Smart Management Konsep klasik pengelolaan lingkungan yang digagas Otto Soemarwoto—meliputi pengelolaan rutin, perencanaan dini, pengelolaan dampak, dan pemulihan—masih relevan, namun perlu modernisasi alat dan metode. Integrasi Teknologi: Pengelolaan rutin seperti pembuangan sampah dan irigasi tidak bisa lagi dilakukan secar...

Bentuk dan Dampak Hubungan Sosial dalam Kehidupan Sehari-hari

Gambar
P ada dasarnya manusia tidak dapat hidup sendiri, maka perlu orang lain untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup. Ini karena dalam kondratnya manusia sebagai mahluk sosial sehingga manusia harus melakukan hubungan sosial dengan jalan interkasi sosial. Dalam berinteraksi sosial kita mengenal bentuk-bentuk hubungan sosial. Bentuk-bentuk hubungan sosial manusia dalam masyarakat antara lain berupa : * Berdasarkan sifatnya : hubungan asosiatif atau simetris ( saling bekerjasama dan menguntungkan ) , hubungan dissosiatif atau asimetris (saling bertentangan dan merugikan) * Berdasarkan tingkatannya : antar status (bawahan -atasan) , kekeluargaan ( sedarah) , persahabatan ( tidak sedarah tapi berdasarkan prinsif yang cocok) Bentuk dan Dampak Hubungan Sosial dalam Kehidupan Sehari-hari Bentuk hubungan sosial ( Pexels.com/Irwan Zahuri ) Hubungan sosial tersebut ada dampaknya , yakni berdampak positif dan dampak negatif. Faktor penghambat hubungan sosial : sulitnya medan atau faktor alam...

Postingan populer dari blog ini

Menapaki 5 Anak Tangga Peradaban Perkembangan suatu Negara. Dimana Posisi Negara Kita Menurut Rostow?

FIRST EXPERIENCE AS A SUPERVISOR MENTORING A SCHOOL ON THE OUTSKIRTS OF BOGOR CITY (Good Practice)

Meningkatkan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus